Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 2

Cahayapendidikan.com – Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 2.

Pembelajaran Seni Budaya untuk SMP/MTs dirancang untuk memperkuat kompetensi siswa dari sisi pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara utuh.

Seni Budaya bukan aktivitas, dan materi pembelajaran yang dirancang hanya untuk mengasah kompetensi keterampilan siswa mencakup aktivitas

dan materi pembelajaran yang memberikan kompetensi pengetahuan tentang karya seni budaya dan kompetensi sikap yang berkaitan dengan seni budaya.

Pembelajaran seni budaya menjadi kesatuan utuh ketiga kompetensi tersebut melalui aktivitas berkarya seni rupa, seni musik, seni tari, dan teater.

Selain itu Pembelajaran seni budaya dirancang berbasis aktivitas dalam sejumlah ranah seni budaya,

yaitu seni rupa, seni musik, seni tari dan teater yang diangkat dari kekayaan seni dan budaya sebagai warisan budaya bangsa.

Aktivitas pembelajaran seni budaya tidak hanya dirancang di dalam kelas tetapi dapat melalui aktivitas baik yang diselenggarakan oleh sekolah maupun di luar sekolah atau masyarakat sekitar.

Materi muatan lokal dapat ditambahkan pada materi pembelajaran seni budaya yang digali dari kearifan lokal dan relevan dalam kehidupan siswa sehingga diharapkan dapat menambah pengayaan dari buku ini.

Pembelajaran seni budaya pada buku ini dapat pula dilakukan secara terpadu dan utuh.

Keterpaduan dan keutuhan mengandung arti bahwa di dalam kompetensi dasar mengandung suatu keahlian tertentu sehingga dalam pelaksanaannya haruslah utuh diajarkan

sehingga siswa dapat menguasai keterampilan, pengetahuan serta sikap dalam karya seni rupa, seni musik, seni tari, atau teater.

Pembelajaran seni budaya menekankan pada pendekatan belajar siswa aktif. Siswa diajak dan berani untuk mencari sumber belajar yang tersedia di lingkungan sekolah, rumah atau tempat tinggal serta masyarakat.

Guru dapat memperkaya kreasi dalam bentuk aktivitas lain yang sesuai dan relevan yang bersumber pada dari lingkungan sosial dana alam sekitar.

Rangkuman Seni Budaya Kelas 7 Bab 1

Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 2

Menggambar Ragam Hias

Gambar merupakan bahasa yang universal dan dikenal jauh sebelum manusia mengenal tulisan. Gambar sudah dikenal masyarakat sejak zaman purba.

Pada saat itu, gambar sering di hubungkan dengan aktivitas manusia dan roh leluhur yang dianggap memberi keberkahan dan per lindungan.

Bagi manusia purba, gambar tidak sek dar sebagai alat komunikasi untuk roh leluhur saja, tetapi juga memberikan ke kuatan dan motivasi untuk dapat bertahan hidup.

Menggambar tidak hanya melibatkan aktivitas fisik semata ,tetapi juga mental. Aktivitas fisik berhubungan dengan keterampilan menggunakan peralatan menggambar

sedangkan mental berhubungan dengan rasa, karsa, dan daya cipta untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Manusia dalam melakukan aktivitas menggambar memerlukan media, alat serta bahan yang senantiasa berubah sesuai dengan perkembangan zaman.

Jika pada zaman purba manusia menggambar dengan menggunakan bahan yang tersedia di alam

maka pada zaman sekarang peralatan menggambar telah diproduksi oleh pabrik sebagai komoditas ekonomi.

Manusia melalui menggambar dapat menyampaikan gagasan, ide, serta simbol sebagai salah satu bentuk ekspresi. Jadi meng gambar merupakan salah satu sarana untuk mengekspresikan diri.

Ragam hias atau ornamen merupakan bentuk karya seni rupa yang sudah berkembang sejak zaman prasejarah.

Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki banyak ragam hias. Ragam hias di Indonesia dipengaruhi oleh faktor lingkungan alam, flora dan fauna,

serta budaya masingmasing daerah. Keinginan untuk menghias merupakan naluri atau insting manusia.

Selain itu, pembuatan ragam hias juga didasarkan atas kebutuhan masyarakat baik yang bersifat praktis maupun yang terkait dengan kepercayaan atau agama.

Ada ragam hias memiliki makna simbolis karena mengandung nilai-nilai budaya masyarakat pendukungnya.

Menggambar ragam hias dapat dilakukan dengan stilasi (penggayaan) dengan menyederhanakan bentuk objek yang menjadi sumbernya dengan pertimbangan keindahan.

Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 2

Motif Ragam Hias

Ragam hias merupakan karya seni rupa yang diambil dari bentuk-bentuk flora (vegetal), fauna (animal), figural (manusia), dan bentuk geometris.

Dalam menggambar ragam hias dapat diterapkan pada media dua dan tiga dimensi.

1. Ragam Hias Flora (vegetal)

Flora sebagai sumber objek motif ragam hias dapat dijumpai hampir di seluruh pulau di Indonesia.

Ragam hias dengan motif flora (vegetal) mudah dijumpai pada barang-barang seni, seperti batik, ukiran, kain sulam, kain tenun, dan bordir.

2. Ragam Hias Fauna (Animal)

Bentuk motif animal dapat dibuat berdasarkan berbagai jenis binatang, misalnya burung, gajah, cicak, ikan, dan ayam.

Dalam membuat ragam hias, motif hias animal bisa digabung dengan motif hias vegetal atau motif geometrik.

Motif ragam hias daerah di Indonesia banyak menggunakan hewan sebagai objek ragam hias, dapat dijumpai pada hasil karya batik, ukiran, sulaman, anyaman, tenun, dan kain bordir.

3. Ragam Hias Geometris

Ragam hias geometris merupakan motif hias yang dikembangkan dari bentuk-bentuk geometris dan kemudian digayakan sesuai dengan selera dan imajinasi pembuatnya.

4. Ragam Hias Figuratif

Bentuk ragam hias figuratif berupa objek manusia yang digambar dengan mendapatkan penggayaan bentuk.

Ragam hias figuratif biasanya terdapat pada bahan tekstil maupun bahan kayu, yang proses pembuatannya dapat dilakukan dengan cara menggambar.

Pola Ragam Hias

Bentuk ragam hias umumnya memiliki pola atau susunan yang diulang-ulang.

Pada bentuk ragam hias yang lain, pola yang ditampilkan dapat berupa pola ragam hias yang teratur, terukur, dan memiliki keseimbangan.

Pola ragam hias geometris dapat ditandai dari bentuknya seperti persegi empat, zig zag, garis silang, segitiga, dan lingkaran.

Bentuk lain dari pola geometris adalah dengan mengubah susunan pola ragam hias menjadi pola ragam hias tidak beraturan dan tetap memperhatikan segi keindahan.

Teknik Menggambar Ragam Hias

Gambar ragam hias sangat bervariatif, ada yang diambil dari flora, fauna, manusia, dan bentukbentuk geometris.

Bentuk gambar ragam hias, dapat berupa pengulangan maupun sulursuluran. Pada saat kamu ingin menggambar ragam hias, diperhatikan.

1) Perhatikan pola bentuk ragam hias yang akan digambar.

2) Persiapkan alat dan media gambar.

3) Tentukan ukuran pola gambar yang akan dibuat.

4) Buat sketsa di salah satu kotak/bidang yang telah dibuat sebelumnya.

5) Buat bentuk yang sama (bisa dijiplak) pada bidang yang lain.

6) Warnai gambar.

Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 2

Baca Juga:

1. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 1

2. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 3

3. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 4

4. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 5

5. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 6

6. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 7

7. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 8

8. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 9

9. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 10

10. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 11

11. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 12

12. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 13

13. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 14

14. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 15

15. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 16

Materi Seni Budaya Kelas 7 Selengkapnya dapat anda unduh disini.

Demikianlah Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 2, Menggambar Ragam Hias.

Semoga dapat membantu Anda dalam pembelajaran Seni Budaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *