Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab-7

Cahayapendidikan.com – Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab-7.

Pembelajaran Seni Budaya untuk SMP/MTs dirancang untuk memperkuat kompetensi siswa dari sisi pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara utuh.

Seni Budaya bukan aktivitas, dan materi pembelajaran yang dirancang hanya untuk mengasah kompetensi keterampilan siswa mencakup aktivitas

dan materi pembelajaran yang memberikan kompetensi pengetahuan tentang karya seni budaya dan kompetensi sikap yang berkaitan dengan seni budaya.

Pembelajaran seni budaya menjadi kesatuan utuh ketiga kompetensi tersebut melalui aktivitas berkarya seni rupa, seni musik, seni tari, dan teater.

Selain itu Pembelajaran seni budaya dirancang berbasis aktivitas dalam sejumlah ranah seni budaya,

yaitu seni rupa, seni musik, seni tari dan teater yang diangkat dari kekayaan seni dan budaya sebagai warisan budaya bangsa.

Aktivitas pembelajaran seni budaya tidak hanya dirancang di dalam kelas tetapi dapat melalui aktivitas baik yang diselenggarakan oleh sekolah maupun di luar sekolah atau masyarakat sekitar.

Materi muatan lokal dapat ditambahkan pada materi pembelajaran seni budaya yang digali dari kearifan lokal dan relevan dalam kehidupan siswa sehingga diharapkan dapat menambah pengayaan dari buku ini.

Pembelajaran seni budaya pada buku ini dapat pula dilakukan secara terpadu dan utuh.

Keterpaduan dan keutuhan mengandung arti bahwa di dalam kompetensi dasar mengandung suatu keahlian tertentu sehingga dalam pelaksanaannya haruslah utuh diajarkan

sehingga siswa dapat menguasai keterampilan, pengetahuan serta sikap dalam karya seni rupa, seni musik, seni tari, atau teater.

Pembelajaran seni budaya menekankan pada pendekatan belajar siswa aktif. Siswa diajak dan berani untuk mencari sumber belajar yang tersedia di lingkungan sekolah, rumah atau tempat tinggal serta masyarakat.

Guru dapat memperkaya kreasi dalam bentuk aktivitas lain yang sesuai dan relevan yang bersumber pada dari lingkungan sosial dana alam sekitar.

Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 7

 

Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab-7

Fragmen merupakan cuplikan atau petikan sebuah cerita, lakon yang dipentas­ kan, baik di atas panggung maupun di depan kelas.

Fragmen sering juga disebut se­buah pementasan teater dengan durasi yang singkat. Pementasannya hanya beberapa adegan inti dengan jalan cerita sederhana.

Fragmen dapat dijadikan sebagai pentas sederhana pada sebuah pertunjukan teater. Pertunjukan teater biasanya mengguna­ kan naskah drama yang cukup panjang dengan banyak babak, maupun adegan.

Nah, sebelum memainkan naskah teater yang panjang dan cukup rumit, sebagai latihan permulaan dapat memainkan cuplikan adegan yang diambil dari sebuah naskah teater yang sudah ada ataupun membuat naskah sendiri.

Begitupun pementasannya tidak perlu di atas panggung teater yang biasa dipakai oleh grup­grup teater. Cukup pentaskan fragmen kalian di depan kelas.

Apa itu seni teater? Mari kita telusuri pengertian teater. Teater berasal dari kata Theatron (Yunani) yang artinya tempat pertunjukan, ada yang mengartikan gedung pertunjukan, ada juga yang mengartikan panggung (stage).

Dalam arti luas teater adalah segala tontonon yang dipertunjukan di depan orang banyak. Sedangkan arti sempit teater adalah kisah hidup manusia yang ditampilkan di atas pentas, disaksi­kan oleh penonton.

Media ungkap yang digunakan yaitu percakapan, gerak, dan laku (akting) dengan atau tanpa dekorasi, didasarkan pada konsep, naskah yang lengkap dengan diiringi ilustrasi musik, nyanyian maupun gerakan.

Teknik Dasar Akting Teater

Istilah akting, pasti sudah tidak asing. Orang sering dikatakan berakting kalau melakukan tingkah laku yang berbeda dari biasanya, atau bertingkah laku me­nirukan tingkah laku orang lain. Apa se­benarnya yang dimaksud dengan akting?

Akting adalah perwujudan peran sesuai dengan karakter yang diinginkan oleh naskah dan sutradara baik secara fisik maupun psikis.

Peran yang dimainkan oleh aktor sebutan populer bagi pemeran teater, harus sesuai tuntutan tokoh bila berlebihan bisa mengakibatkan over acting, atau aktingnya berlebihan. Juga jangan sampai under acting, kekuatan aktingnya kurang.

Modal akting adalah pengalaman hidup sehari­hari, baik pengalaman diri sendiri maupun pengalaman orang lain yang ditampilkan kembali di depan penonton.

Untuk menampilkan ak­ting yang baik diperlukan latihan yang tekun dan disiplin. Latihan itu meliputi olah tubuh, olah vokal, dan olah rasa.

1. Olah Tubuh

Tubuh merupakan elemen dasar dalam bermain teater, dan tubuh menjadi pusat perhatian penonton saat seorang aktor teater di atas panggung.

Selain itu tubuh merupakan bahasa simbol dan isyarat dalam bermain teater. Tubuh melalui gestur
men cerminkan karakter atau watak tokoh yang sedang diperankan.

Fleksibilitas gerak tubuh merupakan kemampuan dasar yang harus dikuasai oleh pemain teater.

Latihan olah tubuh diarah kan untuk mendukung kemampuan pemain dalam mewujudkan akting yang baik.

Hal utama yang harus dilakukan pada latihan olah tubuh adalah melakukan latihan dalam kondisi bugar, segar, dan menyenangkan.

2. Olah Suara

Seorang pemain teater harus memiliki kemampuan mengolah suara yang baik.
Suara merupakan faktor penting karena sebagai penyampai pesan kepada penonton.

Penguasaan intonasi, diksi, artikulasi. Setiap kata yang diucapkan harus jelas dan wajar sesuai dengan tuntutan karakter tokoh yang diperankan.

Seorang aktor perlu latihan olah suara dengan tahapan­tahapan tertentu. Latihan olah suara da­pat dilakukan dengan mengucapkan kata vokal seperti a, i, u, e, o sesuai dengan bentuk mulut. 

3. Olah Rasa

Akting pada dasarnya menampilkan keindahan dan keterampilan seorang aktor dalam mewujudkan berbagai pikiran, emosi, perasaan, dan sosok peran yang sedang dimainkan sesuai dengan karakter.

Aktor harus memiliki kemam puan un­tuk menjadi seseorang yang bukan dirinya sendiri. Tentu hal itu bisa terjadi kalau mampu berkonsentrasi mengolah rasa, dan emosi.

Untuk itu seorang pemain teater perlu berlatih konsentrasi, perasaan, dan emosi dengan latihan olah rasa.

Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab-7

Baca Juga:

1. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 1

2. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 2

3. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 3

4. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 4

5. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 5

6. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 6

7. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 8

8. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 9

9. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 10

10. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 11

11. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 12

12. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 13

13. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 14

14. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 15

15. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 16

Materi Seni Budaya Kelas 7 Selengkapnya dapat anda unduh disini.

Demikianlah Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab-7, Seni Teater, Meragakan
Adegan Fragmen.

Semoga dapat membantu Anda dalam mempelajari Seni Budaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.