Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 4

Cahayapendidikan.com – Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 4.

Pembelajaran Seni Budaya untuk SMP/MTs dirancang untuk memperkuat kompetensi siswa dari sisi pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara utuh.

Seni Budaya bukan aktivitas, dan materi pembelajaran yang dirancang hanya untuk mengasah kompetensi keterampilan siswa mencakup aktivitas

dan materi pembelajaran yang memberikan kompetensi pengetahuan tentang karya seni budaya dan kompetensi sikap yang berkaitan dengan seni budaya.

Pembelajaran seni budaya menjadi kesatuan utuh ketiga kompetensi tersebut melalui aktivitas berkarya seni rupa, seni musik, seni tari, dan teater.

Selain itu Pembelajaran seni budaya dirancang berbasis aktivitas dalam sejumlah ranah seni budaya,

yaitu seni rupa, seni musik, seni tari dan teater yang diangkat dari kekayaan seni dan budaya sebagai warisan budaya bangsa.

Aktivitas pembelajaran seni budaya tidak hanya dirancang di dalam kelas tetapi dapat melalui aktivitas baik yang diselenggarakan oleh sekolah maupun di luar sekolah atau masyarakat sekitar.

Materi muatan lokal dapat ditambahkan pada materi pembelajaran seni budaya yang digali dari kearifan lokal dan relevan dalam kehidupan siswa sehingga diharapkan dapat menambah pengayaan dari buku ini.

Pembelajaran seni budaya pada buku ini dapat pula dilakukan secara terpadu dan utuh.

Keterpaduan dan keutuhan mengandung arti bahwa di dalam kompetensi dasar mengandung suatu keahlian tertentu sehingga dalam pelaksanaannya haruslah utuh diajarkan

sehingga siswa dapat menguasai keterampilan, pengetahuan serta sikap dalam karya seni rupa, seni musik, seni tari, atau teater.

Pembelajaran seni budaya menekankan pada pendekatan belajar siswa aktif. Siswa diajak dan berani untuk mencari sumber belajar yang tersedia di lingkungan sekolah, rumah atau tempat tinggal serta masyarakat.

Guru dapat memperkaya kreasi dalam bentuk aktivitas lain yang sesuai dan relevan yang bersumber pada dari lingkungan sosial dana alam sekitar.

Rangkuman Seni Budaya Kelas 7 Bab 1

Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 4

Ketika kita menyanyikan sebuah lagu diperlukan musik pengiring baik yang dilakukan dengan menggunakan peralatan musik maupun media lain.

Musik ansambel merupakan salah satu permainan alat musik secara sederhana. Setiap alat musik memerlukan teknik bermain yang berbeda.

Musik Ansambel

Alat musik dalam permainan musik ansambel menurut fungsi nya dapat dibagi menjadi tiga kelompok sebagai berikut.

1. Kelompok Alat Musik Ritmis

Alat musik ritmis berfungsi untuk memberikan irama. Contoh alat musik ritmis yaitu triangle, gendang dan, ketipung.

2. Kelompok Alat Musik Melodis

Alat musik melodis adalah alat musik yang berfungsi membawakan melodi suatu lagu. Alat musik ini memiliki nada-nada sehingga dapat mengeluarkan rangkaian nada. Contoh alat musik melodis yaitu rebab dan mandolin.

3. Kelompok Alat Musik Harmonis

Alat musik harmonis adalah alat musik yang berfungsi sebagai pengiring dan dapat mengeluarkan paduan nada sekaligus. Contoh alat musik harmonis yaitu sampek dan sasando.

Teknik Memainkan Alat Musik

Musik Indonesia amat beragam ada musik tradisional dan ada musik modern, antara lain dangdut dan keroncong.

Masing-masing daerah juga memiliki alat musik dengan karakteristik ter sendiri yang tersebar dari Aceh hingga Papua.

Berikut beberapa alat musik di Indonesia.

1. Angklung

Angklung adalah alat musik dari daerah Jawa Barat dan Banten, Angklung telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya.

Awalnya angklung merupakan alat musik yang digunakan untuk bunyi-bunyian berkaitan tentang panen padi dan upacara lain yang juga berkenaan dengan padi.

Pak Daeng Soetisna seorang guru dari Kuningan Jawa Barat sejak tahun 1938 mengembangkan angklung sebagai musik di sekolah dengan membuat laras diatonik.

2. Seruling Bambu

Alat musik seruling bambu juga berkembang seperti angklung. Di Sulawesi Selatan yaitu di Toraja dan di Sulawesi Utara seruling bambu telah dipakai sebagai musik ansambel, demikian juga di Nusa Tenggara Timur.

Alat musik seruling dibedakan menjadi seruling pembawa melodi dan seruling pengiring. Seruling pengiring berfungsi sebagai akor dan bas.

Akor bunyi nada seruling terdiri dari tiga seruling, misalkan untuk akor C mayor berarti seruling satu bunyi nadanya c, seruling dua bunyi nadanya e, dan seruling tiga bunyi nadanya g.

3. Sasando

Alat musik sasando berasal dari abupaten Rotedau di Nusa Tenggara Timur, yang sudah sukar dijumpai.

Pakaian tenun Rote dan Tiilangga topi khas Rote yang masih bisa dijumpai. Musik sasando sekarang sudah dimodifikasi sehingga dapat digunakan untuk mengiringi orang bernyanyi.

Pak Jer. A. P yang tinggal di Kupang tepatnya di Liliba jalan ke arah Timor Leste, memodifikasi sasando sehingga menjadi sasando elektrik.

4. Calung

Masyarakat banyak yang menyama kan calung dengan angklung, karena melihat bentuknya yang hampir sama.

Meskipun hampir sama, namun cara membunyikan alat musik tersebut sangat berbeda. Angklung agar keluar bunyinya hanya digoyangkan, sedangkan calung harus dengan cara memukul batang-batang bambu.

5. Kolintang

Alat musik kolintang merupakan alat musik asli daerah Minahasa, Sulawesi Utara. Nama kolintang menurut masyarakat Minahasa berasal dari suaranya, tong (nada rendah), ting (nada tinggi), dan tang (nada biasa).

Dalam bahasa daerah setempat berarti, ajakan ”Mari kita lakukan Tong Ting Tang” atau Mangemo kumolintang.

Ajakan tersebut akhirnya berubah menjadi kata kolintang agar mudah dilafalkan oleh masyarakat.

Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 4

Baca Juga:

1. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 1

2. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 2

3. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 3

4. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 5

5. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 6

6. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 8

7. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 8

8. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 9

9. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 10

10. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 11

11. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 12

12. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 13

13. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 14

14. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 15

15. Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 16

Materi Seni Budaya Kelas 7 Selengkapnya dapat anda unduh disini.

Demikianlah Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 4, Menggambar Ragam Hias.

Semoga dapat membantu Anda dalam pembelajaran Seni Budaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *