Materi Seni Budaya Kelas 8 K13 Revisi 2017

cahayapendidikan.com-Materi Seni Budaya Kelas 8 K13 Revisi 2017

Melalui pembelajaran Seni Budaya peserta didik diharapkan memiliki kompetensi keterampilan, pengetahuan dan sikap yang berkaitan dengan seni dan budaya. Materi Seni Budaya Kelas 8 K13 Revisi 2017.

Pembelajaran seni budaya dirancang berbasis aktivitas dalam sejumlah ranah seni budaya.

Ranah seni rupa, musik, tari, dan teater yang diangkat dari kekayaan seni dan budaya sebagai warisan budaya bangsa Indonesia.

Karena kompleknya materi seni budaya, maka dalam pelaksanaan pembelajarannya bisa di sekolah maupun di luar sekolah.

Guru Seni Budaya bisa menambahkan seni atau budaya yang digali dari kearifan lokal, sehingga dapat memperkaya kompetensi peserta didik.

Sungguh tidak mudah menjadi guru Seni Budaya. Biasanya guru Seni Budaya hanya berlatarbelakang akademis salah satu seni.

Latar belakang pendidikannya bisa berupa seni musik, seni tari, seni rupa, maupun seni teater.

Oleh karena itu guru Seni Budaya dituntut banyak belajar. Jangan sampai ada materi esensial yang harus dipelajari peserta didik tidak diajarkan.

Pada posting kali ini admin ingin memberikan gambaran secara menyeluruh terhadap materi Seni Budaya Kelas 8.

Gambaran ini admin sajikan agar para peserta didik memiliki konsep awal terkait pembelajaran Seni Budaya.

Dalam struktur K13 mata pelajaran Seni Budaya memperoleh alokasi waktu 3 jam pelajaran perminggu.

Materi Seni Budaya yang  dikemas dalam Buku Siswa edisi kedua revisi tahun 2017 terdiri atas 4 submata pelajaran.

Keempat submatapelajaran terdiri atas Seni Rupa, Seni Musik, Seni Tari, dan Seni Teater.

Materi pembelajarannya terdiri dari 15 bab  dan dirinci menjadi 45 subbab. Dimana setiap akhir bab diberikan uji kompetensi, rangkuman dan refleksi.

Materi Seni Budaya Kelas 8 K13 Revisi 2017.

Baca: Materi IPS Kelas 8

Materi Pembelajaran semester 1

Seni Rupa

Bab 1 Menggambar Model

A. Konsep dan Prosedur Menggambar Model.

Dalam menggambar model dituntut ketepatan bentuk dan karakter objek yang akan digambar. Sebaiknya objek gambar diletakkan sesuai jarak pengamatan kita.

Ketika menggambar model prinsip yang harus diperhatikan adalah komposisi, proporsi, keseimbangan, dan kesatuan.

Sedangkan unsur yang harus dipenuhi dalam menggamabr model adalah garis, bentuk, bidang, tekstur, dan gelap terang.

B. Alat dan Bahan Menggambar Model.

Alat dan bahan yang dapat digunakandalam menggambar model adalah pensil, penghapus, kertas dan papan gambar.

Selain itu juga dapat dilengkapi dengan pensil warna, krayon, ataupun cat air.

C. Teknik Menggambar Model.

Pertama-tama persiapkan model yang akan digambar, lalu tempatkan sesuai sudut pandang yang diinginkan.

Usahan dalam menggambar di atas permukaan miring, bukan permukaan datar.

Untuk membuat garis bantu gunakan pensil 2H atau H, karena dapat menghsilkan garis yang tipis.

Selalu usahakan mulai menggambar dengan membuat proporsi, bentuk dan gesture secara global.

Bab 2 Menggambar Ilustrasi

A. Menggambar Ilustrasi.

Ilustrasi adalah gambar yang memperjelas ide cerita atau narasi.

Sedangkan tujuan menggambar ilustrasi adalah memperkuat, memperjelas, memperindah dan memperkaya cerita atau narasi.

Ditinjau dari sisi fungsinya, gambar ilustrasi dapat dimanfaatkan untuk menghidupkan cerita.

Gambar ilustrasi yang baik dapat merangsang dan membantu pembaca berimajinasi tentang cerita.

Jenis gambar ilustrasi dapat berupa kartun, karikatur, komik, karya sastra, dan vignette. Bentuk objeknya dapat berupa manusia, hewan, dan tumbuhan.

B. Bahan dan Alat.

Dalam menggambar ilustrasi dapat dilakukan dengan dua teknik, yaitu teknik kering dan teknik basah.

Pada teknik kering alat dan bahan yang digunakan berupa pensil, arang, krayon, dan bahan lainnya yang tidak memerlukan air.

Lain halnya dengan teknik basah, bahan dan alat yang digunakan berupa tinta bak, cat air,  poster, akrilik, dan cat minyak.

C. Proses Menggambar Ilustrasi.

Berikut adalah tahapan dalam menggamabr ilustrasi:

  • menentukan tema gambarberasarkan cerita atau narasi
  • jenis gambar ilustrasi yang akan dibuat.
  • menetukan irama, komposisi, proporsi, keseimbangan dan kesatuan pada objek gambar.
  • menggamabr sketsa global yang disesuaikan dengan cerita atau narasi.
  • memberikan arsiaran atau warna pada objek gambar sesuai karakter cerita.

 

Materi Seni Budaya Kelas 8 K13 Revisi 2017

Seni Musik

Bab 3 Gaya Bernyanyi Lagu Daerah

Penampilan musik daerah biasanya menyatu dengan pertunjukkan tari. dalam hal ini digunanakan sebagai pengiring upacara adat.

Fungsi musik bagi masyarakat antara lain sebagai sarana  upacara adat, musik pengiring tari, media bermain dan media penerangan.

Barikut adalah lagu-lagu daerah, Pakarena-Sulawesi Selatan, Sirih Kuning-Jakarta, Ampar-ampar Pisang-Kalimantan Selatan.

Selain itu ada Kicir-kicir- Jakarta, Sarinande- Maluku dan Yamko Rambe Yamko-Papua Barat.

Bab 4 Bermain Ansambel Musik Tradisional

Musik ansambel merupakan perpaduan dari beberapa alat musik yan gmembentuk suatu orkestra.

Musik merupakan bahasa yang universal. Melalui musik dapat dipahami lintas budaya, agama, sosial, suku maupun ras.

Indonesia sangat kaya akan jenis alat musik tradisional, yang dibedakan berdasarkan bunyi dan bentuknya.

Alat musik tradisonal ada yang berbentuk tabung, bilah dan pencon.

Seni Tari

Bab 5 Keunukan Gerak Tari Tradisional

Jenis penyajian tari dapat berupa tari tunggal, berpasangan, kelompok ataupun dramatari. Dan hampir semua jenis tari memiliki tema.

Tari kreasi baru merupakan tari hasil ciptaan yang bersumber dari tari tradisional daerah setempat.

Setiao penata tari memiliki ciri khas tertentu sebagai pembeda antara ciptaannya dengan hasil karya orang lain.

Sedangkan unsur pendukung tari tradisional dengan kreasi biasanya sama.  Unsur pendukungnya dapat berupa properti tari, tata rias dan tata busana.

Selain itu ada pula tata panggung, maupun tata iringan.

Bab 6. Iringan Tari Tradisional

Bentuk iringan tari dapat berupa iringan diatonis dan pentatonis.

Diatonis bersumber dari alat musik modern, sedangkan pentatonis dari alat musik tradisional. Perbedaannya terletak pada bunyi yang dihasilkan.

Perbedaan bunyi berpengaruh pada respon gerak. Ada respon gerak yang berlawanan dengan iringan. Yaitu yang dilakukan dengan dinamis dan penuh kekuatan.

Musik dapat dipilih sesuai dengan suasana yang dibutuhkan oleh tari. Pada tari tradisional lebih banyak digunakan musik pengiring yang memiliki sifat yang sama dengan watak tarinya.

Bab 7 Teknik Dasar Pantomim

Pantomim adalah seni pertunjukan teater tanpa kata-kata, dimainkan dengan gerak dan ekspresi wajah dengan diiringi musik.

Sehingga pantomim lebih mengutamakan pada gerak dan ekspresi wajah untuk menyampaiakn pesan.

Kekuatan utama dari gerak pantomim terletak pada gerakan imajinatif atau gerak peniruan.
Pertunjukan pantomim biasanya bersifat lucu, humoris, dan menghibur.

Perpaduan antara gerak gerik tubuh dan ekspresi wajah yang berkarakter, menjadikan pantomim totonton yang menarik.

Ada dua hal yang harus dikuasai dalam pertunjukan pantomim. Pertama olah tubuh, dilakukan latihan pelenturan, pemanasan dan pendinginan. Meliputi gerak kepala, tangan, badan, ponggul dan kaki.

Kedua latihan ekspresi wajah, bisa dilakukan di depan ekspresi yang harus dilatih antara lain
sedih, senang, kecewa, dan marah.

Dalam penampilan pertunjukkannya, pantomim dapat dilakukan sendiri atau tunggal,berpasangan maupun kelompok.

Dengan demikian dalam bermain pantomim yang harus diutamakan adalah mengolah gerak dan ekspresi wajah dengan kreatif.

Bab 8 Menyusun Naskah Pantomim

Pantomim berasal daari bahasa Yunani yang berarti serba isyarat. Sehingga pertunjukkan pantomim berarti sebuah pertunjukkan yang tidak menggunakan bahasa verbal, bahkan sepenuhnya tanpa suara dari si penari.

Seniman pantomim merias dirinya dengan riasan putih dengancelak mata hitam.
Baju dan kaos bergaris hitam engan kaos tangan dan topi hitam menjadi kostumnya.

Sumber cerita pantomim bisa diambil dari peristiwa hidup sehari-hari.Misalnya aktivitas manusia sejak bangun tidur sampai dengan malam hari.

Aktivitas berpetualang ke gunung, pantai, dan hutanpun dapat dijadikan materi pertunjukkan
Bahlan aktivitas manusia yang berhunungan dengan alam seperti kehujanan, kepanasan, menggigil dsb.

Pertunjukkan pantomim dapat berhasil apabila direncanakan dengan baik.
Proses perencanaan diawali dengan membuat konsep naskah pementasan drama pantomim.

Materi Pembelajaran semester 2

Materi Seni Budaya Kelas 8 K13 Revisi 2017

Seni Rupa

Bab 9 Membuat Poster

Poster merupakan saran untuk menyampaikan pesan.

Berbagai poster dimanfaatkan untuk mengkampanyekan kesehatan, pendidikan, narkoba dsb.

Ciri utama dari poster adalah mempunyai sifat menarik perhatian mata, sehingga poster didesain warna warni.

Fungsi poster adalah menyampaikan pesan secara singkat menggunakan kata dan gambar.

Dalam membuat poster langkah yang harus diperhatikan adalah menentukan topik dan membuat kalimat singkat dan mudah diingat.

Selain itu gunakan gambar yang menarik dan media yang tepat.

Alat dan bahan yang perlu disiapkan dalam membaut poster antara lain pensil, pulpen, kuas lukis, mungkin juga komputer.

Poater tidak hanya dibuat secara manual, tetapi dapat menggunakan alat bantu komputer.

Bab 10 Menggambar Komik

Komik merupakan salah satu saran menyampaikan pesan dengan gambar. Di dalam komik selain gambar juga diserta dialog.

Kata-kata yang ditulis pada komik harus singkat, sehingga pesan yang disampaikan mudah diterima.

Langkah yang harus dilakukan dalam menggambar komik antara lain: menentukan topik dan tujuan, membuat kalimat singkat dan mudah diingat.

Dilanjutkan dengan menggambar dengan media yang tepat.

Menentukan topik atau tema sangat penting karena kita gunakan sebagai arah dalam visualisasi gambar.

Sedangkan bahan dan alat yang digunakan antara lain kertas gambar, pensil, dan pensil warna dan penggaris.

Pada komik unsur gambar dapat dilakukan secara proporsional, sehingga pesan yang disampaikan mudah diterima pembaca.

Materi Seni Budaya Kelas 8 K13 Revisi 2017

Seni Musik

Bab 11 Alat Musik Tradisional

Setiap daerah di Indonesia memiliki lagu-lagu dengan bahasa daerah masing-masing. Selain itu juga memiliki teknik dan gaya dalam menyanyikan lagunya.

Lagu-lagu daerah biasanya berupa nasehat dalam menjalani kehidupan. Namun ada juga yang bersifat dolanan.

Lagu-lagu tersebut dinyanyikan oleh anak-anak dan remaja. Mereka menyanyanyikannya sambil melakukan permainan tradisional.

Lagu daerah merupakan warisan kekayaan budaya nasional, sehingga perlu kita lestarikan dan kembangkan.

Upaya pelestariannya dapat dilakukan dengan cara tetap menyanyikan sesuai dengan situasi dan kondisi masing-masing daerah.

Materi Seni Budaya Kelas 8 K13 Revisi 2017

Bab 12 Memainkan Alat Musik Tradisional.

Di Indonesia khususnya di Jawa dan Bali salah satu jenis musik tradisional yang masih bertahan adalah gamelan atau karawitan.

Karawitan adalah seni suara yang berbentuk vokal maupun instrumental yang berlaraskan pelog dan slendro.

Alat musik ini pada saat digabungkan dengan alat musik lainnya dapat menjadi sebuah orkestra. Di mana orkestra ini dapat digunakan untuk mengiringi nyanyian maupun tarian.

Setiap daerah mempunyai kelompok alat musik tradisional. Di Indramayu Jawa Barat ada Tarling atau gitar dan suling, Sumatra ada Talempong, Sulawesi Selatan-Kulintang.

Itulah sebagian kecil musik tradisional yang ada di Indonesia. Marilah kita menjaga, melestarikan dan megembangkan musik tradisional ini.

Materi Seni Budaya Kelas 8 K13 Revisi 2017

Seni Tari

Bab 13 Penerapan Pola Lantai Pada Gerak Tari

Gerak merupakan elemen paling dasar dalam tari yang dapat mencirikan dari mana asalnya. Tari merupakan rangkaian gerak sebagai simbol yang memiliki makna sehingga merupakan rangkaian cerita.

Gerak tari bersumber dari ragam gerak yang berbeda satu daerah dengan daerah lainnya. Gerak tari Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan berbeda antara satu dengan lainnya.

Kondisi sosiologis dan antropologis serta demografis berpengarug terhadap ragam gerak pada tari.

Peragaan tari tidak dapat dilepaskan dengan adanya tata rias dan tata busana. Tata rias dan busana berfungsi untuk menunjukkan asal daerah dan karakter tari.

Sedangkan unsur-unsur tari tradisional meliputi pola lantai, tata rias dan busana, properti serta tata iringan tari.

Bab 14 Menampilkan Tari Tradisional

Jenis penyajian tari dapat berupa tari tunggal, berpasangan, berkelompok atau dramatari. Hampir semua tari meiliki tema sehingga memiliki ciri khas sebagai pembeda.

Unsur pendukung tari tradisional dengan tari modern pada prinsipnya sama. Dengan adanya unsur pendukung memperkuat penampilan tari. Sehingga pesan yang akan disampaikan lewat tari mudah diterima oleh penonton.

Unsur pendukung dalam tari dapat berupa properti tari, tata rias, busana, tata panggung, amupun musik pengiringnya.

Pengolahan unsur pendukung yang baik tentunya tergantung pada kreativitas penata tarinya.

Materi Seni Budaya Kelas 8 K13 Revisi 2017

Seni Teater

Bab 15 Merancang Pementasan Pantomim

Keberhasilan pementasan pantomim tergantung dari seberapa baik dalam persiapannya. Persiapan yang dimaksud antara lain rancangan bentuk pertunjukan, arena pentas, properti, setting, musik, rias dan kostum.

Di sini menuntut kreativitas dalam menuangkan gagasan untuk pementasan pantomim. Gagasan dapat diperoleh dari sering tidaknya menyaksikan pertunjukan. semakin sering melihat pertunjukan, semakin banyak memperoleh pengalaman.

Buku Siswa BSE Seni Budaya kelas 8 K13 dapat anda Download pada tautan ini.

Baca juga: ringkasan materi IPS 8 bab 1 K13.

Anda harus ingat bahwa materi di atas adalah gambaran menyeluruh terhadap matapelajaran Seni Budaya. Tujuannya adalah agar anda para peserta didik dapat memepersiapkan diri secara matang untuk mempelajari Materi di atas.

Ingat, anda tetap harus mendalami materi ini melalui Buku Siswa Seni Budaya.

Semoga Materi Seni Budaya Kelas 8 K13 Revisi 2017 ini dapat bermanfaat bagi anda, khususnya para peserta didik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *