Sebutkan Ketentuan Tanam Paksa pada Masa Johannes van den Bosch

Cahayapendidikan.com – Sebutkan Ketentuan Tanam Paksa pada Masa Johannes van den Bosch!

Pertanyaan:

Sebutkan Ketentuan Tanam Paksa pada Masa Johannes van den Bosch!

Jawaban:

Ketentuan Sistem Tanam Paksa adalah sebagai berikut.

1. Penduduk wajib menyerahkan seperlima tanahnya untuk ditanami tanaman wajib dan berkualitas ekspor.

2. Tanah yang ditanami tanaman wajib bebas dari pajak tanah.

3. Waktu yang digunakan untuk pengerjaan tanaman wajib tidak melebihi waktu untuk menanam padi.

4. Apabila harga tanaman wajib setelah dijual melebihi besarnya pajak tanah, kelebihannya dikembalikan kepada penduduk.

5. Kegagalan panen tanaman wajib bukan kesalahan penduduk, melainkan menjadi tanggung jawab pemerintah Belanda.

6. Penduduk dalam pekerjaannya dipimpin penguasa pribumi, sedangkan pegawai Eropa menjadi pengawas, pemungut, dan pengangkut.

7. Penduduk yang tidak memiliki tanah harus melakukan kerja wajib selama seperlima tahun (66 hari) dan mendapatkan upah.

Ketentuan Tanam Paksa

Pembahasan:

Pada awal abad XX Belanda menghadapi perang di Eropa, yang menyebabkan kerugian keuangan yang besar.

Selain itu Belanda menghadapi berbagai perlawanan rakyat Indonesia di berbagai daerah.

Salah satu cara Belanda untuk menutup kerugian adalah dengan meningkatkan ekspor. Peningkatan ekspor merupakan pilihan Belanda untuk mempercepat penambahan pundi-pundi keuangan negara.

Pada tahun 1830, Johannes Johannes van den Bosch menerapkan sistem tanam paksa (cultuur stelsel).

Kebijakan ini diberlakukan karena Belanda menghadapi kesulitan keuangan akibat perang Jawa atau Perang Diponegoro (1825-1830) dan Perang Belgia (1830-1831).

Pertanyaan terkait:

1.Sebutkan 3 Faktor Pendorong Bangsa Barat ke Indonesia

2.Jekaskan Perbedaan Imperialisme Kuno dan Imperialisme Modern!

Ketentuan kebijakan tanam paksa yang diberlakukan pemerintah Hindia Belanda sangat memberatkan masyarakat Indonesia.

Ketentuan Tanam Paksa

Berikut ini merupakan Ketentuan Sistem Tanam Paksa.

1. Penduduk wajib menyerahkan seperlima tanahnya untuk ditanami tanaman wajib dan berkualitas ekspor.

2. Tanah yang ditanami tanaman wajib bebas dari pajak tanah.

3. Waktu yang digunakan untuk pengerjaan tanaman wajib tidak melebihi waktu untuk menanam padi.

4. Apabila harga tanaman wajib setelah dijual melebihi besarnya pajak tanah, kelebihannya dikembalikan kepada penduduk.

5. Kegagalan panen tanaman wajib bukan kesalahan penduduk, melainkan menjadi tanggung jawab pemerintah Belanda.

6. Penduduk dalam pekerjaannya dipimpin penguasa pribumi, sedangkan pegawai Eropa menjadi pengawas, pemungut, dan pengangkut.

7. Penduduk yang tidak memiliki tanah harus melakukan kerja wajib selama seperlima tahun (66 hari) dan mendapatkan upah.

Namun dalam pelaksanaannya penuh dengan penyelewengan sehingga semakin menambah penderitaan rakyat Indonesia.

Banyak ketentuan yang dilanggar atau diselewengkan baik oleh pegawai Belanda maupun pribumi.

Praktik-praktik penekanan dan pemaksaan terhadap rakyat tersebut antara lain sebagai berikut.

a. Menurut ketentuan, tanah yang digunakan untuk tanaman wajib hanya 1/5 dari tanah yang dimiliki rakyat. Namun kenyataannya, selalu lebih bahkan sampai ½ bagian dari tanah yang dimiliki rakyat.

b. Kelebihan hasil panen tanaman wajib tidak pernah dibayarkan.

c. Waktu untuk kerja wajib melebihi dari 66 hari, dan tanpa imbalan yang memadai.

d. Tanah yang digunakan untuk tanaman wajib tetap dikenakan pajak.

Penderitaan rakyat Indonesia akibat kebijakan Tanam Paksa ini dapat dilihat dari jumlah angka kematian rakyat Indonesia yang tinggi akibat kelaparan dan penyakit kekurangan gizi.

Pada tahun 1848-1850, karena paceklik, 9/10 penduduk Grobogan, Jawa Tengah mati kelaparan. Dari jumlah penduduk yang semula 89.000 orang, yang dapat bertahan hanya 9.000 orang.

Penduduk Demak yang semula berjumlah 336.000 orang hanya tersisa sebanyak 120.000 orang.

Data ini belum termasuk data penduduk di daerah lain, yang menunjukkan betapa mengerikannya masa penjajahan saat itu.

Sering ditanyakan:

1.Sebutkan 4 Jenis Pendapatan Rumah Tangga Keluarga

2.Sebutkan 4 Pelaku Ekonomi Sebagai Penggerak Perekonomian Negara

3.Jelaskan Faktor Pendorong dan Manfaat Perdagangan Antarpulau/Antardaerah

4.Sebutkan 3 Strategi Pengembangan Agrikultur di Indonesia

Baca Juga: Portofolio: Alternatif Bentuk Ujian yang Diselenggarakan oleh Sekolah

Demikian Jawaban dan Pembahasan atas pertanyaan Sebutkan Ketentuan Tanam Paksa pada Masa Johannes van den Bosch!Semoga Bermanfaat dan Selamat Belajar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *