Jekaskan Perbedaan Imperialisme Kuno dan Imperialisme Modern!

Cahayapendidikan.com – Jekaskan Perbedaan Imperialisme Kuno dan Imperialisme Modern!

Pertanyaan: 

Jekaskan Perbedaan Imperialisme Kuno dan Imperialisme Modern!

Jawaban:

Perbedaan Imperialisme Kuno dan Imperialisme Modern adalah sebagai berikut:

Imperialisme kuno (ancient imperialism) adalah imperialisme yang berkembang pada masa sebelum Revolusi Industri. dengan semboyan Gold, Gospel, and Glory (Kekayaan, Penyebaran Agama, dan Kejayaan).

Imperialisme modern (modern imperialism) bertujuan memperoleh kemajuan ekonomi.

 

Jekaskan Perbedaan Imperialisme Kuno dan Imperialisme Modern

Pembahasan:

Terdapat dua bentuk imperialisme, yakni imperialisme kuno dan imperialisme modern.

1. Imperialisme kuno (ancient imperialism) adalah imperialisme yang berkembang pada masa sebelum Revolusi Industri dengan semboyan Gold, Gospel, and Glory (Kekayaan, Penyebaran Agama, dan Kejayaan).

Suatu negara merebut negara lain untuk menyebarkan agama, mendapatkan kekayaan, dan menambah kejayaannya. Negara pelopornya adalah Spanyol dan Portugal.

Kedatangan bangsa-bangsa Barat di Indonesia pada masa awal seperti Portugis, Spanyol, dan Belanda, adalah bentuk imperialisme kuno.

Fungsi tanah jajahan pada masa tersebut adalah untuk dikeruk keuntungannya.

2. Imperialisme modern (modern imperialism) bertujuan memperoleh kemajuan ekonomi.

Timbul sesudah Revolusi Industri dalam rangka mencari bahan mentah yang banyak dan pasar yang luas.

Mereka mencari jajahan untuk dijadikan sumber bahan mentah dan pasar bagi hasil-hasil industri, kemudian jugasebagai tempat penanaman modal bagi kapital surplus.

Adapun di Indonesia, imperialisme modern berkembang setelah tahun 1870, pasca kebijakan Politik
Pintu Terbuka.

Politik Pintu Terbuka memberikan hak kepada kaum pribumi untuk memiliki dan menyewakan tanah kepada pengusaha swasta.

Pengusaha dapat menyewa tanah dari Gubernemen dalam jangka waktu 75 tahun. Sejak tahun 1870, Indonesia menjadi negeri bahan-bahan mentah untuk pabrik Eropa.

Indonesia juga menjadi negeri tempat menjual hasil produksi dan tempat penanaman modal asing.
Sejak saat itu, Indonesia dibuka untuk kepentingan modal asing.

Politik ini disebut Politik Pintu Terbuka. Banyak negara menanamkan modalnya, seperti Belanda, Inggris, Amerika, Jepang, Belgia, dan masih banyak lagi.

Dengan demikian, imperialisme Indonesia telah bersifat internasional.

Modal asing terutama ditanamkan dan dikembangkan dalam sektor pertanian, karet, teh, tembakau, kopi, dan pertambangan minyak bumi.

Pertanyaan terkait: 

1. Sebutkan 4 Jenis Pendapatan Rumah Tangga Keluarga

2. Sebutkan 4 Pelaku Ekonomi Sebagai Penggerak Perekonomian Negara

3. Jelaskan Faktor Pendorong dan Manfaat Perdagangan Antarpulau/Antardaerah

4. Sebutkan 3 Strategi Pengembangan Agrikultur di Indonesia

Baca Juga: Portofolio: Alternatif Bentuk Ujian yang Diselenggarakan oleh Sekolah

Demikian Jawaban dan Pembahasan atas pertanyaan Jekaskan Perbedaan Imperialisme Kuno dan Imperialisme Modern! Semoga Bermanfaat dan Selamat Belajar.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *