Konflik dalam Kehidupan Sosial IPS Kelas 8 K13 Revisi 2017

Cahayapendidikan.com – Konflik dalam Kehidupan Sosial IPS Kelas 8 K13 Revisi 2017

Konflik berasal dari kata kerja Latin configere yang berarti saling memukul.

Secara sosiologis, konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih di mana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain.

Konflik dilatarbelakangi oleh perbedaan ciri-ciri yang dibawa individu dalam suatu interaksi, menyangkut perbedaan ciri fisik, kepandaian, pengetahuan, adat istiadat, keyakinan.

Dengan demikian konflik dapat terjadi antarindividu, individu dengan kelompok dan kelompok dengan kelompok.

Konflik dalam Kehidupan Sosial IPS Kelas 8 K13 Revisi 2017

Faktor-Faktor Penyebab Konflik Sosial

Akar sebuah konflik adalah adanya perbedaan yang tidak dapat dipertemukan. Berikut ini merupakan penyebab konflik yang biasaa terjadi dalam kehidupan.

Perbedaan Individu

Pada dasarnya manusia adalah makhluk individu yang unik, artinya setiap terlahir dengan berbagai perbedaan.

Perbedaan pendirian dan perasaan akan sesuatu hal atau lingkungan yang nyata ini dapat menjadi faktor penyebab konflik sosial.

Perbedaan Latar Belakang Kebudayaan

Setiap orang dibesarkan dalam lingkungan kebudayaan dengan nilai-nilai dan norma-norma sosial yang berbeda-beda.

Perbedaan kriteria tentang baik-buruk, pantas-tidak pantas, atau bahkan berguna tidak bergunanya benda fisik maupun nonfisik menjadi penyebab konflik.

Perbedaan Kepentingan

Manusia memiliki perasaan, pendirian, maupun latar belakang kebudayaan yang berbeda-beda. Namun dalam waktu yang bersamaan, masing-masing orang atau kelompok memiliki kepentingan yang berbeda-beda.

Terkadang seseorang atau kelompok dapat melakukan hal yang sama, namun memiliki tujuan yang berbeda-beda.

Konflik akibat perbedaan kepentingan dapat menyangkut di bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya.

Perubahan-Perubahan Nilai yang Cepat

Konflik dapat terjadi apabila perubahan nilai atau norma terjadi di masyarakat secara cepat atau mendadak.

Oleh sebab itu langkah awal seandainya akan mengadakan perubahan yang menyangkut nilai dan norma adalah dengan melakukan sosialisasi.

Adapun akibat Konflik Sosial konflik sosial antara lain:

Meningkatnya Solidaritas Sesama Anggota Kelompok

Terjadinya konflik dengan kelompok lain justru dapat meningkatan solidaritas sesama anggota kelompok (in-group solidarity) yang sedang mengalami konflik dengan kelompok lain.

Retaknya Hubungan Antarindividu atau Kelompok

Konflik yang terjadi antarindividu atau antarkelompok dapat menimbulkan keretakan hubungan, dan dapat terjadi sementara ataupun permanen.

Terjadinya Perubahan Kepribadian para Individu

Perubahan kepribadian dapat terjadi pada kedua belah pihak yang mengalami konflik. Namun kedua belah pihak dapat saling menyesuaikan atau justru masing-masing mempertahankan kebenaran yang diyakini.

Rusaknya Harta Benda dan Bahkan Hilangnya Nyawa Manusia

Konflik yang berujung pada kekerasan fisik dapat menyebabkan kerusakan dan hilangnya nyawa manusia.

Terjadinya Akomodasi, Dominasi, Bahkan Penaklukan Salah Satu Pihak yang Terlibat dalam Pertikaian juga merupakan akibat dari konflik.

Konflik sosial dapat diatasi dengan cara Menghindar, Memaksakan Kehendak, Menyesuaikan Kepada Keinginan Orang Lain, Tawar Menawar, Kolaborasi.

Baca Juga:

5 Syarat Sebuah Kata dapat Dimasukkan dalam KBBI

Materi IPS Kelas 8 Kurikulum 2013 Revisi 2017

Karakteristik Negara ASEAN Laos, Kamboja, Pilipina, Indonesia, Brunei.

Demikianlah uraian singkat materi Konflik dalam Kehidupan Sosial IPS Kelas 8 K13 Revisi 2017. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *