Rangkuman Materi Prakarya Kelas 8 Semester 1 Bab 4, Pengolahan

Cahayapendidikan.com – Rangkuman Materi Prakarya Kelas 8 Semester 1 Bab 4, Pengolahan.

Pada K13 muatan lokal sekolah ditiadakan dan diganti dengan mata pelajaran Prakarya dengan struktur kurikulum 2 jam/ minggu.

Materi pembelajaran Prakarya diberlakukan secara nasional.

Tujuan pembelajaran Prakarya agar peserta didik memiliki pengetahuan, keterampilan dan sikap percaya diri.

Peserta didik merasa bangga terhadap produk yang dihasilkan sendiri dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada di lingkungan sekitar.

Dengan demikian Prakarya merupakan ilmu terapan yang mengaplikasikan pelbagai bidang ilmu pengetahuan.

Dampaknya adalah peserta didik mampu menyelesaikan masalah praktis yang secara langsung mempengaruhi kehidupan kita sehari-hari.

Dalam mata pelajaran Prakarya terdapat empat aspek yaitu Kerajinan, Rekayasa, Budidaya, dan Pengolahan.

Dalam pembelajaran Prakarya ini siswa terbantu dengan adanya gambar dan penugasan.

Peserta didik dapat mengekplorasi bahan-bahan yang terdapat di sekitarnya.

Baca: Materi Prakarya Kelas 8 Semester 1 Kurikulum 2013

Pada kesempatan ini admin akan berbagi Materi Prakarya Kelas 8 Semester 1 Bab 4, Pengolahan

 

 

Rangkuman Materi Prakarya Kelas 8 Semester 1 Bab 4, PengolahanRangkuman Materi Prakarya Kelas 8 Semester 1 Bab 4, Pengolahan.

Pengolahan Bahan Pangan Serealia, Umbi, dan Kacang-kacangan Menjadi Makanan atau Minuman 

Tanaman pangan merupakan kebutuhan pokok atau dasar untuk memenuhi  kecukupan nutrisi tubuh manusia akan

karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral yang bermanfaat untuk keberlangsungan dan kesehatan hidup manusia.

Tanaman pangan dibagi menjadi tiga kelompok yaitu tanaman serealia, tanaman kacang-kacangan dan tanaman umbi-umbian.

Sehingga Serealia menjadi sumber energi bagi manusia sehingga dibudidayakan secara besar-besaran di seluruh dunia, melebihi semua jenis tanaman lain.

Serealia adalah jenis tumbuhan golongan tanaman padi-padian/ rumput-rumputan (Gramineae) yang dibudidayakan untuk menghasilkan bulir-bulir berisi biji-bijian sebagai sumber karbohidrat/pati.

Selain itu Serealia juga kaya vitamin (vitamin E dan B kompleks), serta mineral (besi, magnesium dan seng).

Kacang-kacangan adalah biji berukuran lebih besar dibandingkan serealia yang digunakan untuk bahan pangan manusia dan hewan ternak.

Umbi adalah organ tumbuhan yang mengalami perubahan ukuran dan bentuk (“pembengkakan”) sebagai akibat perubahan fungsinya.

Jenis Serealia dan Manfaatnya

a. Beras
Beras adalah butir padi yang sudah dipisahkan dari sekam, mengandung karbohidrat yang kaya akan zat gula atau glukosa.

Rasa manis dari kandungan glukosa merupakan sumber energi yang bermanfaat bagi
tubuh untuk melakukan berbagai aktivitas.

b. Jagung
Jagung merupakan tanaman semusim (annual).

Kandungan karbohidrat dapat mencapai 80% dari seluruh bahan kering biji.

Hampir seluruh bagian tanaman jagung dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan antara lain:
1. Batang dan daun muda: pakan ternak.
2. Batang dan daun tua (setelah panen): pupuk hijau atau kompos.
3. Batang dan daun kering: kayu bakar.
4. Batang jagung: lanjaran (turus).
5. Batang jagung: pulp (bahan kertas).
6. Buah jagung muda (putren, bahasa Jawa) sayuran, bergedel, bakwan, dan sambel goreng.
7. Biji jagung tua: pengganti nasi, marning, brondong, roti jagung, tepung, bihun, bahan campuran kopi bubuk, biskuit, kue kering, pakan ternak, bahan baku industri bir, industri farmasi, dekstrin, perekat, dan industri tekstil.

c. Gandum

Beberapa manfaat bagi kesehatan tubuh dengan mengonsumsi gandum adalah sebagai berikut.

  • akan membuat tubuh merasa kenyang lebih lama.
  • dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.
  • baik untuk menurunkan berat badan.
  • bisa bermanfaat untuk menyembuhkan sembelit.
  • Senyawa fitokimia pada gandum bisa mengurangi risiko seseorang terkena kanker.

d. Sorgum
Sorgum adalah tanaman serbaguna yang dapat digunakan sebagai sumber pangan, pakan ternak dan bahan baku industri.

Tanaman  sorgum mirip tanaman jagung, namun tumbuh lebih tinggi dan cocok ditanam di tempat yang kering maupun berair, dan tahan terhadap hama.

Sorgum bermanfaat mulai dari daun sampai akarnya. Beberapa manfaat sorgum sebagai berikut.

  • Daun Sorgum menjadi sumber pakan ternak, tangkai daunnya bisa dijadikan kerajinan tangan dan sapu.
  • Batang Sorgum adalah lumbung bioetanol dan bahan pembuat kertas.
  • Akar Sorgum digunakan sebagai jamu untuk memperlancar peredaran darah.
  • Biji Sorgum kandungan gizinya sangat besar, nilai protein, kalsium dan karbohidrat

Jenis Kacang-kacangan dan Manfaatnya

a. Kacang Tanah
Kacang tanah (Arachis hypogaea L.) tergolong ke dalam familia Fabaceae,

Banyak mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan kesehatan tubuh, di antaranya serat, protein, karbohidrat, lemak (lemak jenuh dan tak jenuh, serta omega 6),

dan berbagai macam vitamin (C, A, D, E, K, B kompleks/folat yang tinggi), serta berbagai
jenis mineral.

Manfaat utama kacang tanah menyediakan banyak energi yang sangat penting untuk kesehatan.

b. Kacang Hijau

Kacang hijau merupakan bahan pangan yang menyehatkan karena memiliki kandungan nutrisi yang sangat bermanfaat sebagai obat-obatan dan kesehatan tubuh.

Berikut ini kandungan dan manfaat kacang hijau bagi kesehatan.

  • Mengandung kalsium, fosfor, zat besi, vitamin B kompleks yang berkhasiat sebagai obat beri-beri, demam nifas, pelancar air seni.
  • zat besi yang tinggi sehingga dapat bermanfaat bagi penderita kurang darah (anemia).
  • Mengandung serat yang tinggi dan rendah lemak
  • vitamin B kompleks sangat baik sebagai makanan pendamping ASI

c. Kedelai
Kedelai (Glycine Max L.) termasuk tanaman semusim, tergolong familia Fabaceae, buah berbentuk polong dan diperbanyak dengan biji.

Memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk tubuh, di antaranya:

  • protein nabati yang tinggi berguna untuk membantu membangun sel tubuh
  • mengandung vitamin B1, B2, B6, dan provitamin A, kalium, magnesium, selenium, fosfor, karbohidrat, protein dan asam omega 3 sumber lemak
  • juga mengandung minyak tumbuh-tumbuhan nonkolesterol
  • mengandung lesitin yang bermanfaat untuk menjaga kolesterol tubuh, metabolisme tubuh, dan membantu metabolisme lemak

Jenis Umbi dan Manfaatnya

a. Ubi Jalar

Merupakan salah satu bahan makanan yang sangat sehat dan sangat baik untuk semua orang, mulai dari anak balita sampai orang tua.

Hal ini karena ubi jalar memiliki kandungan gizi karbohidrat kompleks yang tinggi, sehingga membuat energi tidak sekaligus terlepas, melainkan secara bertahap.

b. Singkong/Ubi Kayu (Ketela Pohon)

Umbi singkong sering dimanfaatkan sebagai pengganti makanan pokok karena mengandung banyak karbohidrat, namun miskin protein.

Memiliki kandungan kalori, protein, lemak, hidrat arang, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin B dan C, dan amilum.

Daun singkong mengandung vitamin A, B1 dan C, kalsium, kalori, forfor, protein, lemak, hidrat arang, dan zat besi.

Beberapa manfaat umbi singkong sebagai berikut.

  • Melancarkan pencernaan karena singkong banyak mengandung serat yang tidak larut dalam air.
  • Obat luka bernanah dan terbakar serta panas dalam.

c. Talas

Umbi talas sebagai sumber karbohidrat pengganti beras sehingga dapat dimanfaatkan
untuk berbagai keperluan.

Bagian tanaman talas yang dapat dimakan yaitu umbi, tunas muda dan tangkai daun.

d. Kentang
Kentang merupakan salah satu tanaman tahunan yang paling banyak ditanam. Bagian
kentang yang dimanfaatkan untuk dimakan yaitu umbi batangnya.

Khasiat kentang, diantaranya potasium, vitamin C, (sumber kedua setelah jeruk), menyimpan karbohidrat.

Teknik Pengolahan

Mengolah bahan pangan serealia, kacang-kacangan dan umbi dilakukan dengan teknik:

1. Pengolahan Pangan Panas Basah (Moist Heat)

Adalah pengolahan bahan makanan dengan menggunakan bahan dasar cairan untuk mematangkannya.

Yang termasuk teknik pengolahan pangan panas basah antara lain:

  • Teknik Merebus (Boiling)
  • Tehnik Merebus Menutup Bahan Pangan (Poaching)
  • Teknik Merebus dengan Sedikit Cairan (Braising)
  • Tehnik Menyetup/Menggulai (Stewing
  • Teknik Mengukus (Steaming)
  • Tehnik Mendidih (Simmering)
  • Teknik Mengetim

2. Teknik Pengolahan Pangan Panas Kering (Dry Heat Cooking)

Teknik pengolahan panas kering (dry heat cooking) adalah mengolah makanan tanpa bantuan bahan dasar cairan untuk mematangkannya.

  • Menggoreng dengan Minyak Banyak (Deep frying)
  • Goreng dengan Minyak Sedikit (Shallow frying)
  • Menumis (Sauteing)
  • Memanggang (Baking)
  • Membakar (Grilling)

Baca Juga:

1. Rangkuman Materi Prakarya Kelas 8 Semester 1 Bab 1

2. Rangkuman Materi Prakarya Kelas 8 Semester 1 Bab 2

3. Rangkuman Materi Prakarya Kelas 8 Semester 1 Bab 3, Budi Daya

Selengkapnya Materi Prakarya Kelas 8 Semester 1 dapat anda unduh disini.

Demikian Rangkuman Materi Prakarya Kelas 8 Semester 1 Bab 4 tentang Pengolahan, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *