Langkah Langkah Penyusunan Soal HOTS

Cahayapendidikan.com – Langkah Langkah Penyusunan Soal HOTS

Penilaian merupakan salah satu komponen yang tidak dapat dilupakan dalam serangkaian kegiatan pembelajaran di satuan pendidikan. Seorang guru harus dapat melakukan penilaian dengan tepat merujuk Kompetensi Inti (KI), Kompetensi Dasar (KD) dan Indikator Pendapaian Kompetensi (IPK).

Keterampilan guru dalam menyusun perangkat penilaian akan menentukan ketercapain tujuan pembelajan yang telah ditetapkan.

Implementasi Kurikulum 2013 menuntut proses pembelajaran diarahkan ke Hight Order Tinking Skill (HOTS) begitu pula dalam perumusan soal dalam penilaian.

Untuk menulis butir soal HOTS, penulis soal dituntut dapat menentukan perilaku yang hendak diukur dan merumuskan stimulus. Stimulus merupakan materi yang akan dijadikan dasar pertanyaan dalam konteks tertentu sesuai dengan perilaku yang diharapkan.

Selain itu uraian materi yang akan ditanyakan (yang menuntut penalaran tinggi) tidak selalu tersedia di dalam buku pelajaran.

Oleh karena itu dalam penulisan soal HOTS, dibutuhkan penguasaan materi ajar dan keterampilan dalam menulis soal atau kontruksi soal. Serta kreativitas guru dalam memilih stimulus soal sesuai dengan situasi dan kondisi daerah di lingkungan sekolah.

Adapu langkah-langkah penyusunan soal-soal HOTS adalah sebagai berikut.

1. Menganalisis KD yang dapat dibuat soal-soal HOTS

Pada langkah terlebih dahulu guru-guru memilih Kompetensi Dasar (KD) yang dapat dibuatkan soal-soal HOTS. Karena tidak semua Kompetensi Dasar (KD) dapat dibuatkan model-model soal HOTS.

Baik secara mandiri atau melalui forum MGMP guru dapat melakukan analisis terhadap Kompetensi Dasar (KD) yang dapat dibuatkan soal HOTS.

2. Menyusun kisi-kisi soal

Kisi-kisi penulisan soal-soal HOTS bertujuan untuk membantu para guru dalam menulis butir soal HOTS.

Kisi-kisi diperlukan untuk memandu guru dalam: (a) Memilih KD yang dapat dibuat soal-soal HOTS. (b) Memilih materi pokok yang terkait dengan KD yang akan diuji. (c) Merumuskan indikator soal, dan (d) menentukan level kognitif.

Baca Juga:

Langkah Langkah Penyusunan Soal HOTS

3. Memilih stimulus yang menarik dan kontekstual

Hendaknya guru memilih stimulus yang digunakan menarik, artinya dapat mendorong peserta didik untuk membaca stimulus.

Stimulus yang menarik umumnya baru dan belum pernah dibaca oleh peserta didik. Sedangkan stimulus kontekstual adalah stimulus yang sesuai dengan kenyataan dalam kehidupan sehari-hari, menarik, mendorong peserta didik untuk membaca.

4. Menulis butir pertanyaan sesuai dengan kisi-kisi soal

Butir-butir pertanyaan ditulis sesuai dengan kaidah penulisan butir soal HOTS. Kaidah penulisan butir soal HOTS, agak berbeda dengan kaidah penulisan butir soal pada umumnya.

Perbedaannya terletak pada aspek materi, sedangkan pada aspek konstruksi dan bahasa relatif sama. Setiap butir soal ditulis pada kartu soal.

5. Membuat pedoman penskoran (rubrik) atau kunci jawaban

Setiap butir soal HOTS yang ditulis hendaknya dilengkapi dengan pedoman penskoran atau kunci jawaban.

Pedoman penskoran dibuat untuk bentuk soal uraian. Sedangkan kunci jawaban dibuat untuk bentuk soal pilihan ganda, pilihan ganda kompleks (benar/salah, ya/tidak), dan isian singkat.

Demikianlah informasi terkait Langkah Langkah Penyusunan Soal HOTS, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.