Keadaan Alam Indonesia dalam Kajian ASEAN

Cahayapendidikan.com – Keadaan Alam Indonesia dalam Kajian ASEAN.

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia.

Data dari Badan Informasi Geospasial (BIG) pada peta Negara Kesatuan Republik Indonesia menunjukkan bahwa jumlah pulau mencapai 13.466 pulau.

Sedangkan luas daratan 1.922.570 km2 dan luas perairan 3.257.483 km2.

Letak dan Batas Wilayah Indonesia

Indonesia terletak di antara 95o BT–141o BT dan antara 6o LU–11o LS dan persilangan dua benua dan dua samudra. Yaitu benua Asia dan Australia serta Samudra Hindia dan Samudra Pasifik

Secara geologis, Indonesia merupakan daerah pertemuan antara dua deretan pegunungan, yaitu Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania.

Selain itu, Indonesia juga merupakan wilayah pertemuan antara lempeng Asia, Indo-Australia, dan lempeng dasar Samudra Pasifik.

Akibatnya, Indonesia termasuk daerah yang labil, memiliki banyak gunung berapi, dan sering terjadi gempa bumi, baik gempa tektonik maupun vulkanik.

Iklim Indonesia

Indonesia beriklim tropis karena terletak di antara dua garis balik (23½o LU – 23½o LS).

Bentang Alam

Permukaan bumi memiliki perbedaan ketinggian secara vertikal yang disebut relief. Indonesia memiliki relief yang beraneka ragam bentuknya.

Beberapa relief daratan di Indonesia antara lain:

(1) Pegunungan

Indonesia memiliki dua deretan pegunungan besar, yaitu Sirkum Pasifik, melalui Sulawesi, Maluku, Irian, dan Halmahera.

Sirkum Mediterania, yang meliputi dua jalur/busur, yaitu busur dalam yang bersifat vulkanis dan busur luar yang nonvulkanis.

Busur dalam melalui Sumatra, Jawa, Bali, Lombok, Sumbawa, Flores, Solor, Alor, Weter, Damar, Nila, Serua, Manuk, Kepulauan Banda, dan berakhir di Pulau Ambon.

Adapun busur luar melalui Pulau Simelue, Pulau Nias, Pulau Batu, Pulau Mentawai, Pulau Enggano, tenggelam di sebelah selatan Pulau Jawa.

Juga Pulau Sawu, Pulau Roti, Pulau Timor, Kepulauan Leti, Sermata, Pepulauan Barbar, Kepulauan Tanimbar, Kepulauan Watubela. serta Kepulauan Laut Seram, Manipa, Baru, dan Pulau-pulau kecil sekitarnya.

Keadaan Alam Indonesia Sebagai Anggota ASEAN 

Kepulauan Maluku merupakan daerah yang labil karena merupakan pertemuan dua sirkum tersebut, yaitu Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania.

Puncak tertinggi dari keseluruhan relief di Indonesia ada di Puncak Cartenz, yang ada di Gunung Jaya Wijaya di Papua. dengan ketinggian 4.484 meter dari permukaan air laut (mdpal)

(2) Dataran tinggi

Beberapa dataran tinggi di Indonesia yang terkenal, antara lain dataran tinggi Dieng, dataran tinggi Magelang, Malang, dan dataran tinggi Bandung.

Dataran tinggi ini disebut juga Plato atau Plateau.

(3) Dataran rendah

Dataran rendah adalah bagian permukaan bumi yang tanahnya hampir rata.

Ketinggiannya 0–200 meter dari permukaan air laut (mdpal), yang banyak dijumpai di daerah aliran sungai.

Contoh dataran rendah di Indonesia adalah dataran rendah di Sumatra bagian timur dan Jawa Barat bagian utara.

(4) Peneplain

Merupakan daerah yang semula berelief kasar namun karena adanya tenaga eksogen yang berlangsung lama. sehingga bentang alam sisanya (denudasi) berubah menjadi relatif datar.

Sisa-sisa permukaan bumi hasil erosi yang berbentuk batuan yang menonjol yang disebut monadnock. ditemukan di beberapa tempat antara lain di Pulau Bangka dan Belitung.

(5) Depresi

Depresi adalah bagian permukaan bumi yang mengalami penurunan.

Bentuk depresi yang memanjang disebut slenk, sedangkan bentuk depresi yang membulat disebut basin.

Contoh depresi di daratan Indonesia adalah depresi Serayu yang memanjang dari Cilacap–Purwokerto–Wonosobo.

Dan depresi Lembah Semangkok yang memanjang dari utara Pulau Sumatra hingga selatan Pulau Sumatra.

Keadaan Alam Indonesia dalam Kajian ASEAN. Beberapa contoh relief dasar laut di Indonesia adalah sebagai berikut:

(a) Palung Laut. Contohnya palung laut Mindanau dan palung laut Kai.

(b) Lubuk Laut. Contohnya Lubuk laut Sulu dan Lubuk Laut Banda.

(c) Punggung Laut. Contohnya Punggung Laut Siboga, Snelius.

(d) Gunung Laut. Contoh: Krakatau.

(e) Ambang Laut. Contohnya Ambang laut Sulu, Gibraltar.

(f) Dangkalan (shelf). Contohnya Laut Jawa, Laut Arafuru.

Keadaan Perairan Indonesia 

Perairan merupakan bagian terbesar dari luas wilayah Indonesia, yang meliputi laut, sungai, danau, dan air tanah.

Laut Indonesia kaya dengan berbagai jenis ikan dan hasil laut lainnya.

Berbagai jenis ikan tersebut banyak dijumpai pada laut transgresi dengan kedalaman kurang dari 200 meter.

Letak laut transgresi ini meliputi bagian barat (paparan Sunda) Indonesia dan bagian timur (paparan Sahul).

Hasil laut seperti teripang dan mutiara banyak dijumpai pada laut bagian tengah sebagai hasil proses ingresi.

Secara umum, sumber air sungai-sungai Indonesia berasal dari air hujan sehingga disebut sungai hujan atau sungai periodik.

Ada juga sungai yang sumber airnya berasal dari salju (gletser) dan air hujan yang disebut hujan episodic. seperti Sungai Memberamo dan Sungai Digul di Papua.

Kedua jenis sungai di Indonesia tersebut mempunyai tingkat kemungkinan erosi yang tinggi.

Beberapa sungai di pulau-pulau besar seperti Sumatra dan Kalimantan dapat dilayari dengan alat transportasi air, seperti perahu, speed boat, dan kapal.

Contoh: Sungai Musi di Sumatra, dan Sungai Barito di Kalimantan.

Danau di Indonesia pada umumnya menjadi tempat penampungan air. Selain itu, digunakan sebagai pembangkit tenaga listrik, tempat rekreasi, irigasi, dan perikanan darat.

Berikut ini sepuluh danau terluas di Indonesia.

Baca:

1. Keadaan Alam Brunei Darusalam dalam Kajian ASEAN

2. Keadaan Alam Filipina dalam Kajian ASEAN

3. Keadaan Alam Laos dalam Kajian ASEAN

4. Keadaan Alam Kamboja dalam Kajian ASEAN

5. Keadaan Alam Malaysia dalam Kajian ASEAN

6. Keadaan Alam Myanmar dalam Kajian ASEAN

7. Keadaan Alam Singapura dalam Kajian ASEAN

8. Keadaan Alam Thailand dalam Kajian ASEAN

9. Keadaan Alam Vietnam dalam Kajian ASEAN

Bagi anda yang menginginkan materi selengkapnya dapat mengunduhnya di sini.

Demikian ulasan Keadaan Alam Indonesia Sebagai Anggota ASEAN, semoga bermanfaat.

Bagi anda yang menginginkan artikel terbaru dari Cahayapendidikan.com. silahkan klik pada Notify me of new post by email yang ada di bawah artikel.

Leave a Reply

Your email address will not be published.