Rangkuman Bab 5 Materi Bahasa Indonesia Kelas 7 Kurikulum 2013

Cahayapendidikan.com – Rangkuman Bab 5 Materi Bahasa Indonesia Kelas 7 Kurikulum 2013 

Buku Siswa membelajarkan siswa untuk bisa menemukan dan belajar berpikir tingkat tinggi.

Kecerdasan spiritual, kecerdasan emosional, nasionalisme, dan kecerdasan sosial ditumbuhkan secara tidak langsung melalui kegiatan-kegiatan kreatif pada pembelajaran Bahasa Indonesia.

Melalui pembelajaran Bahasa Indonesia siswa dilatih menyongsong dunia literasi dengan penumbuhan minat baca melalui jurnal membaca dirancang terintegrasi dalam pembelajaran.

Cara penyajian materi Bahasa Indonesia dilakukan secara induktif dan berbasis tugas.

Dengan pembelajaran Bahasa Indonesia diharapkan siswa memiliki kompetensi dalam mendengar, membaca, menulis, menyajikan secara lisan.

Baca Juga: Materi PPKN Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2017

Selain itu siswa juga memiliki pengetahuan yang memadai tentang penggunaan bahasa Indonesia secara efektif pada ragam sastra maupun non sastra.

Materi Bahasa Indonesia kelas 7 terdiri atas delapan bab. Berikut ini admin coba buatkan Rangkuman Bab 5 Materi Bahasa Indonesia Kela s  7 Kurikulum 2013 dari Buku Siswa.

angkuman Bab 1 Materi Bahasa Indonesia Kelas 7 Belajar Mendeskripsikan

Rangkuman Bab 5 Materi Bahasa Indonesia Kelas 7

Mewarisi Nilai Luhur dan Mengkreasikan Puisi Rakyat

Kompetensi Dasar

3.9 Mengidentifikasi informasi (pesan, rima, dan pilihan kata) dari puisi rakyat (pantun, syair, dan bentuk puisi rakyat setempat) yang dibaca dan didengar.

4.9 Menyimpulkan isi puisi rakyat (pantun, syair, dan bentuk puisi rakyat setempat) yang disajikan dalam bentuk tulis.

3.10 Menelaah struktur dan kebahasaan puisi rakyat (pantun, syair, dan bentuk puisi rakyat setempat) yang dibaca dan didengar.

4.10 Mengungkapkan gagasan, perasaan, pesan dalam bentuk puisi rakyat secara lisan dan tulis dengan memperhatikan struktur, rima, dan penggunaan bahasa.

A. Mengenal dan Memahami Puisi Rakyat

Puisi rakyat berupa pantun, syair, gurindam, atau puisi rakyat yang berkembang di daerah tertentu.

Pada puisi rakyat terlihat kaku karena terikat oleh aturan-aturan seperti jumlah kata dalam tiap baris, jumlah baris dalam tiap bait. Selain itu juga pengulangan kata yang bisa di awal maupun di akhir sajak atau kita kenal dengan sebutan rima.

Puisi rakyat termasuk kategori puisi lama, meliputi pantun, syair dan gurindam.

Gurindam adalah puisi lama yang berasal dari negeri India, yang sarat nilai agama dan moral.

Ciri gurindam adalah:

a. terdiri atas dua baris dalam sebait.

b. tiap baris memiliki jumlah kata sekitar 10-14 kata

c. tiap baris memiliki rima sama atau bersajak A-A, B-B, C-C, dan seterusnya

d. merupakan satu kesatuan yang utuh.

e. baris pertama berisi soal, masalah, atau perjanjian

f. baris kedua berisi jawaban, akibat dari masalah atau perjanjian pada baris pertama.

g. isi atau maksud gurindam terdapat pada baris kedua.

h. gurindam biasanya berisi nasihat, filosofi hidup atau kata-kata mutiara.

Pantun adalah puisi Melayu yang mengakar dan membudaya dalam masyarakat.

Fungsi pantun adalah mendidik sambil menghibur.

Ciri-ciri pantun

• Tiap bait terdiri atas empat baris (larik).

• Setiap baris terdiri atas 8 sampai 12 suku kata.

• Rima akhir setiap baris adalah a-b-a-b.

• Baris pertama dan kedua merupakan sampiran.

• Dan Baris ketiga dan keempat merupakan isi.

Materi Bahasa Indonesia Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2017

Tautan Terkait:

Syair adalah salah satu puisi lama, dengan cirri-ciri:

1. Setiap bait terdiri dari empat baris.

2. Setiap baris terdiri atas 8-14 suku kata.

3. Bersajak a-a-a-a.

4. Semua baris adalah isi.

5. Bahasa yang digunakan biasanya berupa kiasan.

B. Menyimpulkan Isi Puisi Rakyat

Dengan membaca puisi rakyat kita dapat memahami isi yang berupa nilai-nilai luhur warisan nenek moyang.

Melalui membaca puisi rakyat kita dapat menyimpulkan makna dan nilai yang terkandung di dalamnya.

C. Menelaah Struktur dan Kebahasaan pada Puisi Rakyat

Pada saat menelaah puisi rakyat dari segi bentuk dan bahasa, yang harus dilakukan adalah menelaah:

  • ragam pola pengembangan pantun serta struktur pantun.
  • struktur dan bahasa gurindam, serta struktur dan aspek kebahasaan pada syair.

D. Menyajikan Puisi Rakyat secara Lisan dan Tulis

Sebelum menulis puisi rakyat perhatikan langkah menulis pantun berikut ini.

1) Tentukan ide yang akan disampaikan (kalau hidup bekerja keras kelak hidupnya menjadi sukses).

2) Menata ide menjadi dua larik (dengan bunyi akhir yang berbeda).

3) Memilih kosakata yang diakhir dengan bunyi seperti dua larik.

4) Membuat larik sampiran dari benda/kondisi yang tidak berkaitan langsung dengan isi.

5) Menata kembali kalimat/larik dengan rima dari kosakata yang berima sama.

6) Menata pantun secara logis.

Langkah membuat gurindam dan syair hampir sama dengan langkah membuat pantun hanya saja perlu disesuaikan dengan syarat gurindam dan syair.

Baca juga: Materi Bahasa Indonesia Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2017

Demikian Rangkuman Bab 5 Materi Bahasa Indonesia Kelas  7 Kurikulum 2013, semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published.