Rangkuman Bab 4 Materi IPS Kelas 8 Kurikulum 2013 Revisi 2017

Cahayapendidikan.com – Rangkuman Bab 4 Materi IPS Kelas 8 Kurikulum 2013 Revisi 2017

Pembelajaran IPS kelas 8 bertujuan untuk memberikan wawasan kepada siswa tentang berbagai gejala sosial pada lingkup ASEAN. Rangkuman Bab 4 Materi IPS Kelas 8 Kurikulum 2013 Revisi 2017

Melalui pemahaman konektivitas ruang dan waktu beserta aktivitas dan interaksi sosial yang ada di dalamnya.

Dalam Kurikulum 2013 K13, mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial IPS dikembangkan berdasarkan Kompetensi Inti  KI dan Kompetensi Dasar KD.

Kompetensi Inti KI 3. (Pengetahuan):

3. Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual dan prosedural. Berdaarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya. Dikaitkan dengan fenomena dan kejadian yang tampak mata.

Kompetensi Dasar KD:

3.1. Menelaah perubahan keruangan dan interaksi antarruang di Indonesia dan negara ASEAN yang diakibatkan oleh faktor alam dan manusia. Dan pengaruhnya terhadap kelangsungan kehidupan ekonomi , sosial, budaya, dan politik.

3.2. Menganalisis pengaruh interaksi sosial dalam ruang yang berbeda  terhadap kehidupan sosial dan budaya. Serta pengembangan kehidupan kebangsaan.

3.3. Menganalisis keunggulan dan keterbatasan ruang dalam permintaan dan penawaran serta teknologi. Dan pengaruhnya terhadap interaksi antarruang bagi kegiatan ekonomi, sosial, dan budaya di Indonesia dan negara ASEAN.

3.4. Menganalisis kronologi, perubahan dan kesinambungan ruang geografis, politik, ekonomi, pendidikan, sosial dan budaya. Dari masa penjajahan sampai tumbuhnya semangat kebangsaan.

Kompetensi Inti KI 4 (Keterampilan):

4. Mengolah, menyaji dan menalar dalam ranah konkrit (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi dan membuat). Ranah abstrak meliputi menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang. Sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang teori.

Rangkuman Bab 4 Materi IPS Kelas 8 Kurikulum 2013 Revisi 2017

Kompetensi Dasar KD:

4.1. Menyajikan hasil telaah tentang perubahan keruangan dan interaksi antarruang di Indonesia dan negara ASEAN.

Yang diakibatkan oleh faktor alam dan manusia meliputi teknologi, ekonomi, pemanfaatan lahan, da politik.

Serta pengaruhnya terhadap keberlangsungan kehidupan ekonomi, sosial,budaya dan politik.

4.2. Menyajikan hasil analisis tentang pengaruh interaksi sosial dalam ruang yang berbeda terhadap kehidupan sosial dan budaya. Serta pengembangan kehidupan kebangsaan.

4.3. Menyajikan hasil analisis tentang keunggulan dan keterbatasan ruang dalam permintaan dan penawaran. Serta teknologi dan pengaruhnya terhadap interaksi antarruang bagi kegiatan ekonomi, sosial dan budaya di Indonesia dan ASEAN.

4.4. Menyajikan hasil analisis kronologi, perubahan, da kesinambungan ruang dari masa penjajahan sampai timbulnya semangat kebangsaan.

Dalam rangka mencapai Kompetensi Inti Spiritual KI-1, dilakukan dengan cara menghargai, berpikir dan berperilaku sebagai makhluk beragama.

Sedangkan dalam rangka mencapai Kompetensi Inti Sosial KI-2 muatan materi yang dipilih tentang perilaku hormat terhadap orang lain.

Toleransi terhadap penganut agama lain, suku, ras, golongan, budaya daerah, peduli terhadap sesama, suka menolong, saling memaaffka dan sebagainya.

Materi IPS kelas 8 berbasis 13 Kompetensi Dasar KD, yang dikemas dalam empat  materi pokok.

  1. Interaksi keruangan dalam kehidupan di negara ASEAN.
  2. Pengaruh interaksi sosial terhadap kegidupan sosial dan kebangsaan.
  3. Keunggulan dan keterbaasan ruang serta pengaruhnya terhadap kegiatan ekonomi.
  4. Perubaha masyarakat Indonesia pada masa penjajahan dan timbulnya semangat kebangsaan.

Dari keempat materi tersebut, materi 1 dan 2 diajarkan pada semester pertama, sedangkan materi 3 dan 4 pada semester kedua.

Terdapat 14 prinsip dalam pembelajaran IPS dari:

  1. peserta didik diberi tahu menuju peserta didik mencari tahu.
  2. guru sebagai satu-satunya sumber belajar menjadi belajar aneka sumber belajar.
  3. pendekatan tekstual menuju proses penguatan pendekatan ilmiah.
  4. pembelajaran berbasis konten menuju pembelajaran terpadu.
  5. parsial menuju pembeljaran terpadu.
  6. verbalisme menuju keterampilan aplikatif.
  7. menekankan jawaban tunggal menuju jawaban multi dimensi.
  8. keseimbangan antara keterampilan fisikal/hardskills dan keterampilan mental/softskills.
  9. pembelajaran mengutamakan pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik sebagai pembelajar sepanjang hayat.
  10. menerapkan nilai keteladanan ajaran Ki Hajar Dewantoro/ ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, dan tut wuri handayani.
  11. pembelajaran yang berlangsung di sekolah, rumah dan masyarakat.
  12. menerapkan prinsip siapa saja adalah guru, siapa saja adalah peserta didik, dan di mana saja adalah kelas.
  13. penggunaan TIK untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas pembelajaran.
  14. pengakuan atas perbedaan individual dan latar belakang budaya peserta didik.

Adapun sumber materi IPS adalah:

  1. segala sesuatu yang berada  di sekitar peserta didik. Misal: keluarga, masyarakat, sekolah, dan linungan lainya.
  2. kegiatan manusia, mata pencaharian, pendidikan, produksi, konsumsi, komunikasi dsb.
  3. lingkungan geografis dan budaya.
  4. kehidupan masa lampau.

Pada kesempatan ini admin akan berbagi Rangkuman Bab 4 Materi IPS Kelas 8 Kurikulum 2013 Revisi 2017.

Rangkuman Bab 2 Materi IPS Kelas 8 Kurikulum 2013 Revisi 2017

Rangkuman Bab 4 Materi IPS Kelas 8 Kurikulum 2013 Revisi 2017

PERUBAHAN MASYARAKAT INDONESIA PADA MASA PENJAJAHAN DAN TUMBUHNYA SEMANGAT KEBANGSAAN

A. Kedatangan Bangsa-Bangsa Barat ke Indonesia

1. Latar Belakang Kedatangan Bangsa Barat.

Kedatangan bagsa Eropa ke Indonesia dilatarbelankangi oleh:

a. kekayaan alam Indonesia.

b. adanya motivasi gold, glory dan gospel (3G) oleh bangsa Eropa.

c. berkembangnya revolusi industri di Eropa.

2. Kedatangan Bangsa-Bangsa Barat ke Indonesia.

Kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia tidak dapat dilepaskan dengan:

a. berkembangnya teori helio sentris, di mana matahari sebagai pusat tata surya.

b. kemajuan ilmu dan teknologi, dengan ditemukannya kompas dan tarnsportasi laut.

c. keinginan untuk mencari pusat rempah-rempah.

Adapun bangsa Eropa yang berlayar sampai ke Indonesia adalah Portugis, Spanyol, Belanda dan Inggris.

Materi IPS Kelas 8 SMP MTs Kurikulum 2013 Revisi 2017

B. Kondisi Masyarakat Indonesia pada Masa Penjajahan

1. Pengaruh Monopoli dalam Perdagangan.

Monopoli berasal dari dua kata, yaitu mono dan poli. Mono berarti satu atau tunggal, sedangkan poli berarti banyak. Sehingga monopoli berarti satu untuk banyak.

Dalam konteks perdagangan, monopoli berarti situasi yang pengadaan barang dagangannya tertentu dikuasai oleh satu orang atau satu kelompok. Dengan demikian harga barang dapat dikendalikan oleh pelaku monopoli.

Contoh pelaku monopoli perdagangan adalah VOC (persekutuan pedagang Belanda) dan EIC (persekutuan pedagang Inggris).

2. Pengaruh Kebijakan Kerja Paksa.

Mendengar istilah kerja paksa kita pasti membayangkan suatu pekerjaan yang dilakukan dengan pemaksaan oleh pihak tertentu.

Dalam hal ini pasti ada majikan yang memaksakan kehendak dan ada pula pekerja yang bekerja secara terpaksa.

Pada jaman penjajahan Belanda, rakyat Indonesia pernah mengalami kerja paksa yang dikenal dengan nama Kerja Rodi.

3. Pengaruh Sistem Sewa Tanah.

Sisten sewa tanah diberlakukan bagi masyarakat Indonesia pada masa Gubernur Jendral Raffles dari Inggris.

Sistem sewa tanah ini dikenal dengan nama Landrent-system. Dengan ketentuan sebagai berikut:

a. petani harus menyewa tanah, padahal petani adalah pemilik tanah

b. harga sewa tanah ditentukan oleh pemerintah Inggris di Indoesia

c. pembayaran sewa tanah dilakukan dengan uang tunai

4. Pengaruh Sistem Tanam Paksa.

Sistem Tanam Paksa dikenal dengan istilah cultuur stelsel. Pemerintah Hindia Belanda memaksa rakyat Indonesia untuk menanam jenis tanaman rempah-rempah.

Kebijakan ini diberlakukan di Indonesia pada masa pemerintahan gubernur jendral Johannes van den Bosch.

5. Perlawanan Terhadap Kolonialisme dan Imperialisme

Kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia ternyata mengakibatkan penderiaan bagi masyarakat. Penderitaan ini terjadi di berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Sebagai reaksi dari penderitaan dan berbagai kebijakan yang merugikan masyarakat, maka terjadilah perlawanan di berbagai daerah.

C. Tumbuh dan Berkembangnya Semangat Kebangsaan

1. Latar Belakang Munculnya Nasionalisme Indonesia.

Nasionalisme di Indonesia muncul disebabkan adanya faktor dari dalam dan luar negeri.

Faktor dalam negeri misalnya, penderitaan rakyat, rasa senasib dan sepenanggungan dan kegagalan perjuangan kedaerahan.

Sedangkan faktor dari luar negeri misalnya munculnya paham pan-Islamisme, Naionalisme, Sosialisme, Liberalisme, dan Demokrasi.

2. Organisasi Pergerakan Nasional Indonesia.

Kebangkitan nasional adalah masa lahirnya kesadaran bangsa indonesia untuk berjuang secara bersama-sama.

Kebangkitan nasional diawali dengan berdirinya organisasi modern Budi Utomo. Kemudian berdiri pula Sarekat Islam, Sarekat Dagang Islam,Indische Partij, Perhimpunan Indonesia dsb.

3. Pergerakan Nasional pada Masa Pendudukan Jepang.

Perang Dunia II di Asia berdampak pada berakhirnya penjajahan Belanda di Indonesia. Namun bukan berarti bangsa Indonesia terbebas dari penjajahan. Karena bangsa Indonesia di jajah oleh Jepang.

Pada jaman Jepang bangsa Indonesia tetap menderita, apalagi Jepang menerapkan kerja paksa yang dikenal dengan nama Romusha.

Namun pada saat Jepang mulai terdesak oleh sekutu dalam Perang Dunia II,  sikap Jepang mulai melunak.

Perlu Baca:

1. Materi IPS Kelas 7 Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2016

2. Materi IPS Kelas 8 (VIII) SMP/MTs Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017

3. Materi IPS Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi 2018

Demikian Rangkuman Bab 4 Materi IPS Kelas 8 Kurikulum 2013 Revisi 2017, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.