Rangkuman Bab 1 Materi IPS Kelas 8 Kurikulum 2013 Revisi 2016

Cahayapendidikan.com – Rangkuman Bab 1 Materi IPS Kelas 8 Kurikulum 2013 Revisi 2016

Materi pembelajaranan IPS yang mendukung pencapaian KI-2, dapat dipilih materi yang memiliki muatannya untuk membentuk perilaku hormat pada orang lain

sebagai salah satu karakter bangsa yang baik, hormat pada orang tua, hormat pada guru, toleransi antar umat beragama, suku, budaya daerah, peduli terhadap sesama, saling memaafkan, tolong menolong, dan sebagainya.

Sebagaimana disajikan dalam Buku Siswa pembelajaran IPS ditujukan untuk memberikan wawasan yang utuh bagi peserta didik tentang berbagai gejala sosial,

melalui pemahaman konektivitas ruang dan waktu beserta aktivitas dan interaksi sosial di dalamnya.

Berkaitan dengan keragaman ini, sumber daya yang kita miliki mencakup sumber daya lokasi, sumber daya manusia, sumber daya alam, dan sumber daya budaya.

Dengan keragaman serta keunggulan yang ada, maka dapat dikenali keunggulan dan kelemahan masing-masing daerah (region) secara komparatif.

Keunggulan dan kelemahan tersebut tentunya akan menyebabkan terjadinya dinamika pengiriman barang karena adanya pasokan di satu sisi dan kebutuhan pada sisi yang lain.

Interdependensi antar region/ daerah secara nasional di wilayah Indonesia perlu dikaji sehingga dapat menunjukkan

pentingnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) agar dapat saling menunjang bagi terpenuhinya kebutuhan/kekurangan masing-masing wilayah.

Sekaligus dengan keempat potensi sumber daya yang kita miliki ini diharapkan dapat menghasilkan kesatuan yang kokoh dalam mendukung berhasilnya pembangunan nasional.

Dalam Kurikulum 2013 K13, mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial IPS dikembangkan berdasarkan Kompetensi Inti  KI dan Kompetensi Dasar KD.

Rangkuman Bab 4 Materi IPS Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016

Rangkuman Bab 1 Materi IPS Kelas 8 Kurikulum 2013 Revisi 2016

Kompetensi Inti KI 3. (Pengetahuan):

3. Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual dan prosedural. Berdaarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya. Dikaitkan dengan fenomena dan kejadian yang tampak mata.

Kompetensi Dasar KD:

3.1. Memahami konsep ruang (lokasi, distribusi, potensi, iklim, bentuk muka bumi, geologis, flora, dan fauna) dan interaksi antarruang di Indonesia serta pengaruhnya terhadap kehidupan manusia dalam aspek ekonomi, sosial, budaya, dan pendidikan.

3.2. Mengidentifikasi interaksi sosial dalam ruang dan pengaruhnya terhadap kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya dalam nilai dan norma serta kelembagaan sosial budaya.

3.3. Memahami konsep interaksi antara manusia dengan ruang sehingga menghasilkan berbagai kegiatan ekonomi (produksi, distribusi, konsumsi, permintaan, dan penawaran) dan interaksi antarruang untuk keberlangsungan kehidupan ekonomi, sosial, dan budaya
Indonesia.

3.4. Memahami kronologi perubahan, dan kesinambungan dalam kehidupan bangsa Indonesia pada aspek politik, sosial, budaya, geografis, dan pendidikan sejak masa praaksara sampai masa Hindu Buddha dan Islam.

Kompetensi Inti KI 4 (Keterampilan):

4. Mengolah, menyaji dan menalar dalam ranah konkrit (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi dan membuat). Ranah abstrak meliputi menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang. Sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang teori.

Rangkuman Bab 1 Materi IPS Kelas 8 Kurikulum 2013 Revisi 2016

Kompetensi Dasar KD:

4.1. Menjelaskan konsep ruang (lokasi, distribusi, potensi, iklim, bentuk muka bumi, geologis, flora dan fauna)

dan interaksi antarruang di Indonesia serta pengaruhnya terhadap kehidupan manusia Indonesia dalam aspek ekonomi, sosial, budaya, dan pendidikan.

4.2. Menyajikan hasil identifikasi tentang interaksi sosial dalam ruang dan pengaruhnya terhadap kehidupan sosial. ekonomi, dan budaya dalam nilai dan norma serta kelembagaan sosial budaya

4.3. Menjelaskan hasil analisis tentang konsep interaksi antara manusia dengan ruang sehingga menghasilkan berbagai kegiatan ekonomi.

(produksi, distribusi, konsumsi, permintaan, dan penawaran) dan interaksi antarruang untuk keberlangsungan kehidupan ekonomi, sosial, dan budaya Indonesia

4.4. Menguraikan kronologi perubahan, dan kesinambungan dalam kehidupan bangsa Indonesia pada aspek politik, sosial. budaya, geografis, dan pendidikan sejak masa praaksara sampai masa Hindu Buddha dan Islam.

Dalam rangka mencapai Kompetensi Inti Spiritual KI-1, dilakukan dengan cara menghargai, berpikir dan berperilaku sebagai makhluk beragama.

Sedangkan dalam rangka mencapai Kompetensi Inti Sosial KI-2 muatan materi yang dipilih tentang perilaku hormat terhadap orang lain.

Toleransi terhadap penganut agama lain, suku, ras, golongan, budaya daerah, peduli terhadap sesama, suka menolong, saling memaafkan dan sebagainya.

Materi IPS kelas 8 berbasis 13 Kompetensi Dasar KD, yang dikemas dalam empat  materi pokok.

Terdapat 14 prinsip dalam pembelajaran IPS dari:

  1. peserta didik diberi tahu menuju peserta didik mencari tahu.
  2. guru sebagai satu-satunya sumber belajar menjadi belajar aneka sumber belajar.
  3. pendekatan tekstual menuju proses penguatan pendekatan ilmiah.
  4. pembelajaran berbasis konten menuju pembelajaran terpadu.
  5. parsial menuju pembelajaran terpadu.
  6. verbalisme menuju keterampilan aplikatif.
  7. menekankan jawaban tunggal menuju jawaban multi dimensi.
  8. keseimbangan antara keterampilan fisikal/ hardskills dan keterampilan mental/ softskills.
  9. pembelajaran mengutamakan pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik sebagai pembelajar sepanjang hayat.
  10. menerapkan nilai keteladanan ajaran Ki Hajar Dewantoro/ ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, dan tut wuri handayani.
  11. pembelajaran yang berlangsung di sekolah, rumah dan masyarakat.
  12. menerapkan prinsip siapa saja adalah guru, siapa saja adalah peserta didik, dan di mana saja adalah kelas.
  13. penggunaan TIK untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas pembelajaran.
  14. pengakuan atas perbedaan individual dan latar belakang budaya peserta didik.

Adapun sumber materi IPS adalah:

  1. segala sesuatu yang berada  di sekitar peserta didik. Misal: keluarga, masyarakat, sekolah, dan linungan lainya.
  2. kegiatan manusia, mata pencaharian, pendidikan, produksi, konsumsi, komunikasi dsb.
  3. lingkungan geografis dan budaya.
  4. kehidupan masa lampau.

Pada kesempatan ini admin akan berbagi Rangkuman Bab 1 Materi IPS Kelas 8 

Rangkuman Bab 1 Materi IPS Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi 2016

Rangkuman Bab 1 Materi IPS Kelas 8 Kurikulum 2013 Revisi 2016

INTERAKSI KERUANGAN DALAM KEHIDUPAN DI NEGARA-NEGARA ASEAN

A. Mengenal Negara-Negara ASEAN

1. Letak Geografis Negara-Negara ASEAN

Secara geografis ASEAN terletak di antara benua Asia dan benua Australia  serta samudera Pasifik dan samudera India.

Letak geografis adalah letak suatu daerag dilihat dari kenyataannya di permukaan bumi dibandingkan dengan daerah lainnya.

2. Letak Koordinat ASEAN

Letak koordinat adalah letak suatu aerah berdasarkan garis bujur dan garis lintang.

Negara-negara ASEAN berada pada koordinat 290 LU s.d. 110 LS dan 920 BT s.d. 1410 BT.

B. Interaksi Antarnegara-negara ASEAN

1. Pengertian, Faktor Pendorong dan Penghambat Kerja Sama

Interaksi negara-negara ASEAN adalah kerja sama antara negara di kawasan Asia Tenggara. Dalam bidang sosial, ekonomi, politik, pendidikan dan bidang lainnya.

Adapun faktor pendorong terjadinya kerjasama antara lain adanya kesamaan dan perbedaan sumber daya alam dan konsisi geografis.

Sedangkan faktor penghambat kerja sama adalah perbedaan ideologi, adanya konflik dan peperangan, kebijakan protektif, da perbedaan kepentingan.

2. Bentuk-bentuk Kerja Sama (Sosial, Politik, Budaya, Pendidikan dan Perkembangannya.

a. Bentuk kerja sama di bidang sosial budaya,

Bertujuan untuk menciptakan kerukunan dan kemajuan bersama antarnegara anggota.

b. Bidang kerja sama politik dan keamanan

Bertujuan untuk menciptakan keamanan, stabilitas dan perdamaian di kawasan Asia Tenggara.

c. Bentuk kerja sama di bindang pendidikan

Bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di kawasan Asia Tenggara dan daya saing internasional.

3. Pengaruh Kerja Sama Bidang Ekonomi, Sosial, Politik, Budaya, dan Pendidikan terhadap Kehidupan di ASEAN.

Negara-negara di kawasan Asia Tenggara sepakat akan membentuk pasar tunggal. Pasar tunggal ini dikenal dengan sebutan Masyarakat Ekonomi ASEAN atau MEA.

Dengan adanya MEA suatu negara dapat menjual barang atau jasa ke negara anggota ASEAN dengan mudah.

Oleh karena itu setiap negara anggota mulai beraing dalam menyiapkan sumber daya manusia SDM, sehingga mampu bersaing dalam MEA.

4. Upaya-upaya Meningkatkan Kerja Sama di Antara Negara-Negara ASEAN.

Terdapat tiga pilar dalam kerja sama antar anggoita ASEAN. Ketiga pilar itu adalah kerjasama politik-kemanan, ekonomi dan sosial budaya.

Guna meningkatkan kerja sama di antara anggota diperlukan dorongan dari sesama anggota ASEAN. Berupa kekompakan, konsistensi, keterbukaan, persatuan dan kesetiakawanan sosial.

C. Pengaruh Perubahan dan Interaksi Keruangan terhadap Kehidupan di Negara-Negara ASEAN

1. Perubahan Ruang dan Interaksi Antarruang akibat Faktor Alam.

Yang dikmaksud dengan perubahan akibat faktor alam adalah iklim, geologi dan faktor sumber daya.

Sebagian besar wilayah negara ASEAN dipengaruhi oleh iklim matahari, muson dan iklim fisis.

Sedangkan pengaruh faktor geologi adalah sebagian besar wilayah negara ASEAN berada pada daera tumbukan antarlempeng. Sehingga wilayah ini rawan terjadinya bencana alam akibat tenaga endogen.

Tidak semua sumber daya alam yang dibutuhkan suatu negara dimilik oleh negara tersebut. Oleh karena itu untuk memenuhi kebutuhannya diperlukan kerjasama antarnegara anggota ASEAN.

2. Pengaruh Perkembangan Ilmu dan Teknologi terhadap Perubahan Ruang.

Kemudahan dalam melakukan aktivitas dalam kehidupan sehari-hari tidak lepas dari perkembangan Iptek.

Jenis-jenis teknologi yang dimaksud adalah teknologi transportasi dan komunikasi.

3. Pengaruh Perubahan Ruang terhadap Kehidupan Ekonomi.

Seiring diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN, maka mulai negara anggota ASEAN mulai menerapkan AFTA. Yaitu Asean Free Trade Area atau perdagangan bebas dikawasan Asia.

AFTA membuat sebagian besar masyarakat dapat mengonsumsi barang-barang produksi luar luar negeri.

4. Pengaruh Konvensi Lahan Pertanian ke Industri dan Pemukiman terhadap Perubahan Ruang dan Interaksi Antarruang.

Konversi lahan ini meliputi konversi lahan pertanian menjadi lahan industri, dan lahan pemukiman.

Perlu Baca:

1. Materi IPS Kelas 7 Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2016

2. Materi IPS Kelas 8 (VIII) SMP/MTs Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017

3. Materi IPS Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi 2018

Demikian Rangkuman Bab 1 Materi IPS Kelas 8 Kurikulum 2013 Revisi 2016, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *