Pencairan Tunjangan Profesi dan Inpassing Terhutang Kemenag

cahayapendidikan.com-Pencairan Tunjangan Profesi dan Inpassing Terhutang Kemenag.

Kabar gembira berhembus kepada guru-guru Madrasah di lingkungan kerja Kementerian Agama.

Sepertinya informasi ini sangat ditunggu-tunggu terkait Pencairan Tunjangan Profesi dan Inpassing Terhutang Kemenag.

Pasalnya pada tahun ini, Kemenag akan mencairkan tunjangan profesi guru TPG dan Inpassing terhutang sejak tahun 2015.

Informasi ini disampaikan oleh Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin.

Beliau menyampaikan bahwa guru adalah orang yang wajib kita muliakan. Kita bisa seperti ini atas jasa para guru.

Pencairan TPG akan diupayakan terbayarkan pada tahun ini.

Oleh karena itu para Kakanwil Depag diminta mengawasi  pencairan tunjangan ini agar benar-benar sampai pada yang berhak.

Guru merupakan garda terdepan dari peningkatan kualitas pendidikan yang ada di Indonesia.

Sebagai pendidik dengan kesejahteraan yang mapan, tentu diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan.

Telah kita ketahui bersama bahwa masih ada guru-guru madrasah yang belum menerima TPG dan Inpassing.

Maka pada tahun ini kemenag akan meyelesaikan pembayaran kekurangannya.

Pencairan TPG dan Inpassing tentu menjadi momen penting bagi bapak ibu guru terutama yang belum menerima dana pencairannya.

Besaran dan yang harus ditanggung oleh Kemenag sebesar RP. 4,6 triliun.

Dari dana sebesar itu telah tersedia di kas Kemenag sebesar RP. 1,4 Triliun, sisanya menunggu verifikasi dari BPKP.

Sertifikasi guru yang telah digagas oleh pemerintah sejak tahun 2006 telah dicantumkan dalam undang-undang guru dosen.

Guru yang telah tersertifikasi berhak menerima tunjangan profesi sebesar satu kali gaji pokok.

Pemberian penghargaan ini diberikan kepada semua guru madrasah baik yang berstatus PNS maupun Non PNS

Pemerintah dan masyarakat secara umum tidak memungkiri bahwa para guru mempunyai andil yang cukup besar bagi kemajuan bangsa Indonesia.

Dan sebagai bentuk penghargaanya, diberikannya tunjangan profesi guru bagi yang telah memenuhi syarat.

Penetapan peserta sertifikasi guru dilakukan secara transparan dan berkeadilan sesuai urutan prioritas.

Pada tahun ini Kementerian Agama juga telah menetapkan calon peserta PLPG sebanyak 4314 orang.

Jumlah sebanyak itu tersebar di 34 provinsi di Indonesia.

Provinsi yang memperoleh jatah terbanyak adalah Jawa Tengah, yang paling sedikit Papua.

Tujuan utama dari sertifikasi guru adalah sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidik.

Sehingga dapat menjamin bahwa yang bersangkutan telah memenuhi standar kompetensi sebagai guru profesional.

Daftar Calon Peserta Sertifikasi Guru Madrasah Tahun 2017

Sebagai guru Madrasah, anda tentu sudah melaksanakan updating data.

Yang telah anda lakukan secara mandiri melalui SIMPATIKA pada Juli yang lalu.

Pencairan Tunjangan Profesi dan Inpassing Terhutang Kemenag

Langkah yang mendaftar sertifikasi guru madrasah tahun 2017:

Login dengan akun masing-masing ke SIMPATIKA

Muncul pesan pendaftaran sertifikasi 2017.

Pilih jejaring materi lalu masukkan nama mata pelajaran.

Pilih lanjut dan kemudian simpan.

Setelah anda memilih menu simpan, berarti data diri anda sudah tercatat sebagai calon peserta sertifikasi guru madrasah tahun 2017.

Data anda yang paling up to date akan dijadikan dasar dalam menentukan calon peserta PLPG.

Harap berhati-hati dalam mengisi form tersebut, tentu saja kesalahan anda dalam pengisian form pendaftaran akan berdampak buruk bagi anda.

Perhatikan setiap isian yang diminta, apabila anda kesulitan, anda dapat menanyakan kepada pimpinan anda.

Bagi anda yang namanya sudah tercantum dalam daftar calon peserta PLPG tahun 2017 admin ucapkan selamat.

Bapak ibu guru dari RA sampai dengan Madrasah Aliyah  MA yang telah lama memperoleh sertifikat pendidik.

Akan segera menerima pencairan tunjangan profesi dan Inpassing tahun 2015 pada tahun ini.

Mulai awal tahun pihak instansi terkait dalam hal ini kemenag.

Telah berkoordinasi dengan DPR mengupayakan agar Tunjangan profesi tehutang dapat segera dibayarkan.

Akhirnya Menag dalam rapat koordinasi berpesan kepada para kakanwil agar mengawal pencairan tunjangan profesi dan Inpassing terhutang.

Segera rancang penggunaan dana untuk kebutuhan ke depan.  Yang jelas gunakan dana untuk peningkatan profesionalisme guru.

Pemerintah memberikan tunjangan sertifikasi bukan untuk kebutuhan konsumtif semata.

Tetapi lebih pada upaya untuk meningkatkan kompetensi sebagai pendidik.

Sekian informasi tentang Pencairan Tunjangan Profesi dan Inpassing Terhutang tahun 2015 Kemenag, semoga bermanfaat.

salam sukses – cahayapendidikan.com

Baca Informasinya resmi selengkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *