Pembayaran TPG dan Inpassing Terhutang Kemenag Tinggal 5 Langkah Lagi

cahayapendidikan.com-Pembayaran TPG dan Inpassing Terhutang Kemenag Tinggal 5 Langkah Lagi.

Secercah sinar pengharapan bercahaya kembali menyinari para guru madrasah. Karena anda akan segera menerima dana kekurangan TPG dan Inpassing. Pembayaran TPG dan Inpassing Terhutang Kemenag Tinggal 5 Langkah Lagi.

Perjalanan panjang yang ditempuh oleh Kemenag sejak Januari 2017 mulai membuahkan hasil. Hal ini tentunya tidak terlepas dari doa para guru serta keikhlasannya dalam menjalankan tugas.

Seperti kita ketahui bersama bahwa sejak tahun 2011 para guru madrasah bukan PNS memperoleh kesempatan mengikuti program inpassing.

Program inppasing ini diperuntukkan bagi guru madrasah yang telah memenuhi syarat dan belum mengikuti inpassing dari kemdikbud.

Sekedar mengingatkan bahwa syarat inpassing adalah:

  • Kualifikasi pendidikan minimal S1.
  • Kualifikasi belum S1 tetapai telah Lulus Sertifikasi.
  • Berkedudukan sebagai guru tetap.
  • Menjadi guru sejak tahun 2005 tanpa terputus.
  • Ketika diusulkan usia maksimal 59 tahun.
  • Sudah memiliki NUPTK.
  • Beban mengajarnya 24 jam perminggu

Dari hasil seleksi akan digunakan untuk menentukan kepangkatan guru, minimal dengan jabatan Guru Madya golongan IIIa.

Sedangkan jabatan dan kepangkatan tertinggi hasil inpassing adalah Guru Pembina golongan IVa.

Nah hasil kepangkatan yang diperoleh dari program inpassing inilah yang dijadikan ukuran pemberian tunjangan sertikasi guru.

Sedangkan besaran tunjangan profesi yang diterima rata-rata sebesar Rp. 1.500.000/bulan/orang.

Dari besaran tersebut tidak heran bahwa dana yang terhutang bagi guru-guru madrasah cukup besar yaitu sekitar 4,6 trilyun.

Dana sebesar itu diperuntukkan bagi guru-guru madrasah di seluruh Indonesia.

Adapun dana TPG dan Inpassing terhutang bagi guru madrasah ini dihitung sejak tahun 2015.

Baca juga: Pencairan Tunjangan profesi dan Inpassing terhutang Kemenag tahun 2017.

Anggaran sebesar 4,6 trilyun tersebut telah disetujui Komisi VIII DPR RI dalam Rapat Kerja dengan Menteri Agama RI.

Setelah mendapat persetujuan dari DPR RI, dana untuk TPG dan Inpassing terhutang kemenag tersebut sudah masuk dalam APBN Perubahan 2017.

Pembayaran TPG dan Inpassing Terhutang Kemenag Tinggal 5 Langkah Lagi.

Langkah selanjutnya yang dilakukan oleh Kemenag adalah melakukan review terhadap perserta yang memenuhi syarat penerima tunjangan.

Langkah ini harus dilakukan dengan cermat dan hati-hati, supaya hasilnya betul-betul akurat.

Artinya dana jangan sampai jatuh ke tangan yang tidak berhak menerima tunjangan.

Kehati-hatian sangat diperlukan karena dana ada di Kantor wilayah, sedangkan datanya di Kabupaten/Kota.

Sesuai ketentuan yang berhak menerima tunjangan adalah mereka yang telah memiliki Nomor Regestrasi Guru (NRG).

Calon penerima tunjangan telah direview oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kemenag terus memantau penyelesaian penerbitan SK Inpassing guru non PNS.

Hal ini dilakukan karena penyelesaian TPG dan Inpassing terhutang target selesainya tahun 2017.

Pada tanggal 11-16 Oktober 2017 telah dilakukan verifikasi dan Penerbitan SK Inpassing Guru Bukan PNS di Bogor.

Dalam sambutannya Direktur GTK Madrasah, Suyitno menyampaikan bahwa permasalahan Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan Inpassing terhutang menyita perhatian semua pihak.

Suyitno menegaskan bahwa penyelesaian TPG dan Inpassing terhutang sudah memasuki langkah yang ke 17 dari 22 langkah yang diagendakan.

Dilain pihak Inspektorat Jenderal (Itjen) kemenag membentuk tim khusus untuk mengawal pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan Inpassing terhutang.

Irjen Kemenag M. Nur Kholis Setiawan menyampaikan, bahwa pihaknya saat ini tengah menyiapkan tim khusus asistensi dan pendampingan pembayaran TPG dan Inpassing.

Beliau juga menjamin on the right track dan on the right man,” dalam penyampian TPG dan Inpassing terhutang.

Mudah-mudahan 5 langkah agenda yang tersisa dapat dilakukan secepatnya.

Sehingga target waktu Desember 2017 semua hak para guru madrasah dapat mereka terima.

Pembayaran TPG dan Inpassing Terhutang Kemenag Tinggal 5 Langkah Lagi

Sementara itu Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kamaruddin Amin mendorong agar Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi.

Agar mulai  mengambil  langkah-langkah sistematis pencairan pembayaran  Tunjangan Profesi Guru (TPG) madrasah yang terhutang.

Dengan mengikuti petunjuk teknis yang sudah diberikan, agar pembayaran segera selesai.

Penyelesaian tunjangan profesi guru TPG madrasah yang terhutang sejak tahun 2015, segera akan diselesaikan pencairannya oleh Kementerian Agama RI.

Sebanyak 4,6 Triliyun dana  TPG dan Inpassing guru sudah siap untuk dicairkan, di mana 1,4 Triliyun sudah selesai  proses verifikasi.

Verifikasi dilakukan oleh Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama maupun Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan BPKP) dan sudah bisa  dicairkan.

Dibutuhkan ketelitian dan kehati-hatian agar  jangan sampai diberikan kepada guru yang belum memenuhi persyaratan.

Penerima TPG harus memiliki Nomor Registrasi Guru NRG dan guru  yang nama-namanya telah direview oleh Inspektorat Jenderal Kemenag dan BPKP.

Penuntasan pembayaran ini memang membutuhkan kerja ektra karena dananya ada di kantor wilayah, sementara daftar namannya ada di Kemenag Kabupaten/Kota

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nur Syam meminta para Kepala Kantor  Wilayah Kemenag.

Agar segera menyelesaikan proses pembayaran Tunjangan Profesi Guru TP) terhutang.

Pesan ini Nur Syam sampaikan saat menutup kegiatan Evaluasi Penyerapan Anggaran Triwulan III tahun 2017, di Jakarta.

Pembayaran TPG dan Inpassing Terhutang Kemenag Tinggal 5 Langkah Lagi

Menurutnya, ada tiga skema yang bisa dilakukan dalam penyelesaian pembayaran TPG terhutang.

Pertama, melakukan kerja sama dengan bank penyalur, seperti tata cara menyalurkan BOS atau KIP.

Cara ini telah dilakukan oleh Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Barat dan Jawa tengah.

Teknik ini relatif lebih mudah pengerjaannya, karena hanya butuh satu SDM saja.

Trnsfer uang yang ada di KPA ke bank penyalur dapat meminimalisir kesalahan.

Kedua, menggunakan skema re-alokasi di Kabupaten/Kota.

Cara ini adalah cara yang digunakan dalam rangka mendekatkan pembayaran dengan guru penerima TPG terhutang.

Cara ketiga, pembayaran TPG dilakukan langsung melalui Kantor Wilayah, seperti yang dilakukan oleh DI Yogyakarta.

Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, mengatakan anggaran Tunjangan Profesi Guru TPG dan Inpassing yang terhutang sejak 2015 segera dicairkan.

Menteri Agama berharap, proses pencairan ini bisa segera tuntas.

Kepada Inspektorat Jenderal, Menteri Agama minta agar ikut mengawal, memantau dan memonitoring pencairan sehingga tepat dan sesuai aturan.

Kementerian agama akan memberikan layan terbaik kepada para guru. Dengan demikian para guru dapat menjalankan tugasnya secara makimal.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh kemenag adalah dengan secapatnya mencairkan Tunjagan Profesi guru TPG terhutang.

Tunjangan yang dibayarkan antara lain bagi guru bukan PNS hasil inpassing tahun 2015. Ada sebanyak 80.092 orang yang berhak menerima Tunjagan Profesi guru TPG terhutang.

Seperti kita ketahui bersama bahwa total anggaran yang dibutuhkan untuk membayar TPG dan Inpassing terhutang mencapai Rp4,6 triliun.

Dari jumlah tersebut  anggaran sebesar Rp1.4 triliun sudah bisa dicairkan, sisanya, masih menunggu hasil verifikasi BPKP.

Pembayaran TPG dan Inpassing Terhutang Kemenag Tinggal 5 Langkah Lagi

Pencairan Tunjangan Profesi Guru TPG dan inpassing terhutang dilakukan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Kemenag Provinsi.

Semenara data guru penerima by name by address ada di Kabupaten/Kota. Semoga pencairan Rp4,6triliun TPG dan Inpassing ini berjalan baik dan sukses.

Terdapat 6 provinsi yang perlu menmperoleh pengawalan khusus.

Yakni provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatra Utara, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat.

Bukan berarti Provinsi lain tidak terkawal, kami juga akan menerjunkan khusus dari Inspektorat Wilayah.

Informasi selengkapnya silahkan  kunjungi tautan berikut ini.

Demikian Informasi Pembayaran TPG dan Inpassing Terhutang dari kementerian agama, semoga realisasinya sesuai harapan kita semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *