Kerajinan Berbasis Media Campuran Prakarya Kelas 9 Semester 2

Cahayapendidikan.com – Kerajinan Berbasis Media Campuran Prakarya Kelas 9 Semester 2 Kurikulum 2013 Revisi 2018.

Pada Kurikulum 2013 muatan lokal sekolah ditiadakan dan diganti dengan mata pelajaran Prakarya dengan struktur kurikulum 2 jam/ minggu.

Materi pembelajaran Prakarya diberlakukan secara nasional.

Adapun Tujuan pembelajaran Prakarya agar peserta didik memiliki pengetahuan, keterampilan dan sikap percaya diri.

Peserta didik merasa bangga terhadap produk yang dihasilkan sendiri dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada di lingkungan sekitar.

Dengan demikian Prakarya merupakan ilmu terapan yang mengaplikasikan pelbagai bidang ilmu pengetahuan.

Dampaknya adalah peserta didik mampu menyelesaikan masalah praktis yang secara langsung mempengaruhi kehidupan kita sehari-hari.

Dalam mata pelajaran Prakarya terdapat empat aspek yaitu Kerajinan, Rekayasa, Budidaya, dan Pengolahan.

Materi Prakarya yang admin bagikan kali ini terkait Aspek Kerajinan secara umum, sehingga anda tetap harus mempelajari materi seutuhnya.

Aspek Kerajinan yang admin bagikan merupakan ringkasan bab I Materi Prakarya Kelas 9 Semester 2 Kurikulum 2013 revisi 2018.

Kerajinan Berbasis Media Campuran

Pengembangan produk kerajinan dapat dilakukan dengan melakukan strategi rancangan untuk merubah sebuah produk.

Strategi perubahan bentuk tersebut dapat dilakukan salah satunya dengan kerajinan berbasis media campuran.

Kerajinan berbasis media campuran adalah dibuat untuk merubah bentuk sebuah benda yang terbuat dari satu jenis bahan dipadukan bahan lainnya.

Tujuan kerajinan berbasis media campuran agar menjadi lebih menarik, baik tanpa menghilangkan fungsi aslinya ataupun mengganti fungsinya.

Yang melatarbelakangi pembuatan kerajinan berbasis media campuran adalah:

1. adanya kekurangan bahan baku atau memanfaatkan bahan baku yang tidak banyak jumlahnya.

2. menghindari bentuk yang monoton.

3. meningkatkan estetika pada tampilan produk.

4. lebih terlihat modern karena dapat disukai oleh semua kalangan.

A. Prinsip Kerajinan Berbasis Media Campuran

Dalam melakukan perubahan strategi pada kerajinan berbasis media campuran perlu kiranya dipahami prinsip-prinsip berikut ini:

1. Merupakan penggabungan dari berbagai bahan yang tidak memiliki reaksi kimia tertentu ketika dilakukan penggabungan.

2. Bahan yang digunakan terdiri dari berbagai jenis. Tidak hanya satu saja melainkan lebih dari satu, dapat dua, tiga atau lebih.

3. Bahan dapat terdiri dari bahan homogen, atau heterogen. Misalnya bahan alam dengan bahan alam, bahan buatan dengan bahan buatan, dapat pula bahan alam dengan buatan.

4. Masing-masing bahan memiliki karakteristik sendiri yang saling mendukung terwujudnya keindahan (estetika) dari sebuah produk kerajinan yang dibuat.

5. Penggabungan bahan yang dilakukan harus dapat menyatu dengan bahan lainnya, sehingga terjadi kesatuan dan harmonisasi.

Kerajinan Berbasis Media Campuran 

Beberapa petunjuk sebelum melakukan perancangan produk, agar tercipta bentuk produk kerajinan berbasis media campuran yang unik dan artistik.

1. Menyederhanakan Bentuk dengan Mengurangi atau Menambah Bentuk Produk Kerajinan Berbasis Media Campuran (Stilasi).

Prinsip yang harus dilakukan dalam tahap perancangan adalah sebagai berikut:

a) pesan eksplisit pada produk harus jelas, apakah sebagai produk fungsional ataukah sebagai produk hias.

b) pesan yang bersifat implisit pun harus diperhatikan, apakah produk kerajinan membawa pesan infomatif atau prestige.

c) bahan yang tersedia sejak awal dapat menjadi modal perancangan produk kerajinan, namun dapat pula bahan yang dibutuhkan disiapkan setelah perancangan.

d) produk kerajinan sebagai materi asal untuk dilakukan penyederhanaan bentuk harus disiapkan, apakah bentuknya gambar ataupun bentuk langsung.

e) perhatikan penghematan bahan, agar produksi dapat dilakukan sebanyak mungkin dengan berbagai bentuk rancangan.

2. Merubah Bentuk Produk Kerajinan Berbasis Media Campuran (Deformasi)

Selain dengan cara menyederhanakan bentuk, kerajinan berbasis media campuran dapat pula dilakukan dengan menggunakan cara merubah bentuk.

Perubahan bentuk Produk Kerajinan Berbasis Media Campuran (Deformasi) dilakukan sehingga menjadi bentuk yang benar-benar baru.

Deformasi diartikan sebagai perubahan bentuk yang terjadi secara permanen. Perubahan bentuk ini harus diimbangi dengan pengetahuan tetang obyek atau produk asalnya, agar perubahan yang diharapkan dapat terlihat dengan maksimal.

Kerajinan Berbasis Media Campuran 

B. Jenis dan Karakteristik Kerajinan Berbasis Media Campuran

Bahan yang digunakan sebagai bahan dasar untuk kerajinan berbasis media campuran sangat beragam bergantung pada sumber daya alam dari masing masing daerah.

Jenis bahan alam yang dapat digunakan adalah; kayu, batu, logam, keramik, kulit, serat, dan sebagainya. Sedangkan jenis bahan buatan yang dapat digunakan adalah; plastik, gips, fiberglass, dan sebagainya.

Beberapa bahan dasar dan bahan paduannya yang dapat dikatakan cocok atau padu, untuk dijadikan bahan campuran dalam produk kerajinan.

1. Batu

2. Logam

3. Kayu

4. Plastik

5. Keramik

C. Produk dan Proses Kerajinan Berbasis Media Campuran

Kerajinan berbasis media campuran dengan penciptaan bentuk baru diperlukan pembuatan rancangan yang tidak sedikit.

Rancangan merupakan suatu gambar rencana atau gambar sketsa yang ha-rus diikuti dalam proses membuat karya nantinya.

Gambar rencana ini sangat penting sebagai alat bantu memonitor diri sendiri agar bekerja sesuai rencana.

Berikut ini akan disajikan produk dan proses pembuatan kerajinan berbasis media campuran.

1. Batu

Batu yang digunakan sebagai kerajinan selain batu permata atau batu mulia juga ada batu akik.

Teknik pengolahan batu sebagai produk kerajinan harus digerinda dahulu, kemudian dironce atau dipahat.

Karena bahan kerajinan dari batu, maka batu harus mendominasi dari produk kerajinan ini.

Sehingga pemilihan batu harus disesuaikan dengan rencana pembuatan produk kerajinan, bahan campuran lainnya adalah kayu, logam dan sebagainya.

Pembuatan kerajinan batu membutuhkan alat khusus mulai alat pahat, gerinda, mesin pemotong batu dan sebagainya.

Kerajinan Berbasis Media Campuran 

2. Logam

Logam merupakan salah satu unsur yang sangat penting bagi kehidupan manusia, hampir semua benda yang dimiliki manusia memiliki unsur logam.

Jenis-jenis dan nama yang berbeda beda diantaranya besi, alumunium, perunggu, timah, kobalt seng, tembaga dan logam yang lainnya.

Bahan alam logam banyak dibuat sebagai perhiasan atau asesoris, berkembang pula sebagai benda hias dan fungsional lainnya.

Seperti gelas, teko, nampan, wadah serbaguna bahkan sampai piala sebagai simbol kejuaraan. Bahan logam diolah dengan teknik bakar/pemanasan, dan tempa.

Karena bahan kerajinan logam, maka bahan utama yang digunakan adalah logam yang mendominasi dari produk kerajinan ini.

Pembuatan kerajinan logam membutuhkan alat khusus mulai alat penggiling logam menjadi plat, alat patri, tang lancip, penjepit dan sebagainya.

3. Plastik

Plastik banyak digunakan sebagai pembungkus makanan, bahan kecantikan, alat-alat rumah tangga sampai alat dan perangkat elektronik.

Sifat plastik yang mudah dibuat, ringan praktis dan murah menjadi salah satu pertimbangan besarnya penggunaan barang berbahan plastik ini.

Kreativitas sangat diperlukan untuk membuat produk kerajinan dari plastik yang berbasis media campuran agar menjadi lebih artistik dan menarik.

Bahan utama yang digunakan adalah plastik, maka plastik harus mendominasi dari produk kerajinan. Pemilihan plastik harus disesuaikan dengan rencana pembuatan produk kerajinan, sedangkan bahan campuran lainnya adalah kayu, kain, logam dan sebagainya.

Alat yang digunakan disesuaikan dengan rancangan kerajinan yang akan dibuat, karena pembuatan kerajinan plastik tidak membutuhkan alat khusus.

Biasanya yang digunakan adalah gunting, namun jika ingin digiling atau dipress maka perlu alat khusus, dapat pula dipanaskan agar dapat dicetak.

Kerajinan Berbasis Media Campuran 

4. Kayu

Kayu-kayu yang tergolong keras dapat dibuat karya kerajinan dengan teknik ukir atau pahat, dapat dengan teknik tempel atau sambung.

Proses mengukir dan memahat diawali dengan yang biasa dilakukan yaitu membuat skets terlebih dahulu di atas kayu.

Bahan utama yang digunakan adalah kayu, maka kayu harus mendominasi dari produk kerajinan ini. Pemilihan kayu disesuaikan dengan rencana pembuatan produk kerajinan seperti kayu jati, mahoni, kayu akasia, kayu jati landa dan sebagainya. Bahan campuran lainnya adalah kulit, kain, logam dan sebagainya.

Alat yang digunakan tentunya juga alat yang sesuai dengan rancangan kerajinan yang akan dibuat. Pembuatan kerajinan kayu tidak membutuhkan alat khusus. Biasanya yang digunakan adalah pahat, amplas, gergaji kayu, mesin bubut dan sebagainya.

5. Keramik

Kerajinan yang terbuat dari bahan tanah liat biasa dikenal orang dengan kerajinan keramik.

Hasil karya tanah liat dikeringkan dengan cara diangin-anginkan saja, jika sudah kering dibakar menggunakan tungku keramik, dengan bahan bakar.

Bahan utama yang digunakan adalah tanah liat, maka keramik harus mendominasi dari produk kerajinan ini. Pemilihan tanah liat harus disesuaikan dengan rencana pembuatan produk kerajinan, sedangkan bahan campuran lainnya adalah kulit, kain, logam dan sebagainya.

Alat yang digunakan tentunya juga alat yang sesuai dengan rancangan kerajinan yang akan dibuat. Pembuatan kerajinan keramik tidak membutuhkan alat khusus.

Biasanya alat yang digunakan adalah butsir, rol, spon, tali pemotong, alat putar tangan (handwheell), alat putar kaki, (kickwheell), tungku pembakaran.

Kerajinan Berbasis Media Campuran 

D. Kemasan Kerajinan berbasis media campuran

Kemasan merupakan sentuhan akhir dari sebuah proses. Tidak semua karya kerajinan dapat dibuat kemasan, terkadang karena ukurannya sangat besar karya tidak bisa dibuat kemasan.

Oleh karena itu pada karya modifikasi kerajinan berbasis media campuran ini yang perlu diperhatikan adalah ukuran dari karya. Kemasan dapat dilakukan pada karya-karya yang berukuran kecil hingga sedang, yang mudah dibawa.

Materi selengkapnya dapat anda pelajari pada Buku Siswa Prakarya Kelas 9 Semester 2 Kurikulum 2013 Revisi 2018.

Baca Juga:

Rekayasa Dasar Dasar Elektronika Prakarya Kelas 9 Semester 2

Ringkasan Materi Prakarya Kelas 8 Semester 1 K13 Revisi 2017

Prediksi Soal USBN IPS Geografi SMP MTS

Demikianlah ringkasan materi Kerajinan Berbasis Media Campuran Prakarya Kelas 9 Semester 2 Kurikulum 2013 Revisi 2018. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *