Ini Dia 6 Formasi Khusus CPNS 2018

Cahayapendidikan.com – Ini Dia 6 Formasi Khusus CPNS 2018

Terdapat dua jalur dalam rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil  (CPNS) 2018, yaitu formasi umum dan formasi khusus.

Formasi khusus meliputi lulusan terbaik (cumlaude), penyandang disabilitas, putra-putri Papua dan Papua Barat, diaspora, olahragawan berprestasi internasional. Serta tenaga pendidik dan tenaga kesehatan eks tenaga honorer kategori II yang memenuhi persyaratan.

Ini Dia 6 Formasi Khusus CPNS 2018

1. Sarjana lulusan terbaik (cumlaude)

Instansi pemerintah pusat wajib mengalokasikan minimal 10 persen untuk sarjana lulusan terbaik (cumlaude). Sedangkan instansi daerah mengalokasikan minimal 5 persen  dari total alokasi yang ditetapkan.

Sarjana lulusan terbaik (cumlaude) adalah lulusan perguruan tinggi maupun program studi terakreditasi A/unggul pada saat kelulusan.

2. Penyandang disabilitas

Instansi pemerintah pusat wajib mengalokasikan minimal 2 persen untuk untuk penyandang disabilitas. Sedangkan instansi daerah mengalokasikan minimal 1 persen  dari total alokasi yang ditetapkan. Dari formasi jabatan, persyaratan, jumlah, dan unit penempatan yang dapat dilamar oleh penyandang disabilitas.

3. Putra-putri Papua dan Papua Barat

Calon pelamar harus merupakan keturunan Papua/Papua Barat berdasarkan garis keturunan orang tua (bapak atau ibu) asli Papua. Dibuktikan dengan akta kelahiran dan/atau surat keterangan lahir yang bersangkutan dan diperkuat dengan surat keterangan dari Kepala Desa/Kepala Suku.

4. Pelamar diaspora

Diperuntukkan bagi Warga Negara Indonesia yang menetap di luar Indonesia dan memiliki Paspor Indonesia yang masih berlaku. Mereka bekerja sebagai tenaga profesional di bidangnya, dibuktikan dengan surat rekomendasi dari tempat yang bersangkutan bekerja minimal selama 2 tahun.

Formasi jabatan bagi pelamar diaspora adalah untuk formasi jabatan peneliti, dosen, dan perekayasa.

Dengan pesyaratan pendidikan minimal S-2, namun jabatan perekayasa dapat dilamar dari lulusan S-1.

Menurut Deputi SDM Aparatur (SDMA) Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmadja, Diaspora merupakan formasi khusus yang dibuka pertama kali tahun 2018.

5. Atlet Berprestasi Internasional 

Ternyata Atlet Berprestasi Internasional tidak serta merta langsung diangkat menjadi CPNS, mereka tetap mengikuti semua tahapan seleksi CPNS 2018.

Perekrutannya merujuk pada ketentuan Permenpora No.6/2018. Tentang Persyaratan dan Mekanisme Seleksi, dan Pengangkatan Olahragawan Berprestasi Menjadi CPNS tahun 2018.

Baca Juga:

6. Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer Kategori II

Merujuk Permen PANRB No. 36/2018, THK-II itu harus terdaftar dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN). Selain itu mereka harus memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan ketentuan perundangan yang berlaku. Menurut database BKN tercatat ada 13.347 orang Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer Kategori II.

Menurut Setiawan, selain persyaratan tersebut juga harus memenui persyaratan berikut ini:

  1. usia pelamar paling tinggi 35 tahun pada tanggal 1 Agustus 2018, dan masih aktif bekerja secara terus-menerus sampai saat ini.
  2. Kualifikasi pendidikan tenaga pendidik minimal S-1, dan tenaga kesehatan minimal harus Diploma III. Ijazah tersebut yang diperoleh sebelum pelaksanaan seleksi THK-II pada tanggal 3 November 2013.
  3. Memiliki kartu Tanda Penduduk (KTP)
  4. Memiliki bukti nomor ujian THK-II pada tanggal 3 November 2013.

Adapun mekanisme/sistem pendaftaran dilakukan tersendiri di bawah koordinasi BKN. Bagi pendaftar dari eks THK-II yang lolos seleksi administrasi wajib mengikuti seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Seleksi Kompetensi Bidang diganti dengan pengalaman kerja selama minimal 10 tahun dan terus menerus menjadi tenaga pendidik dan tenaga kesehatan.

Ini Dia 6 Formasi Khusus CPNS 2018, semoga bermanfaat.

Sumber: Menpan.go.id/site/berita-terkini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *