Faktor Penyebab Perubahan Sosial Budaya

Cahayapendidikan.com – Faktor Penyebab Perubahan Sosial Budaya.

Pada postingan yang lalu admin pernah membagikan materi bentuk-bentuk perubahan sosial budaya yang terjadi di masyarakat.

Kesempatan ini admin akan membagikan materi faktor penyebab perubahan sosial budaya, materi IPS kelas 9 Kurikulum 2013 revisi 2018.

Perbahan sosial budaya dalam masyarakat terjadi karena adanya rasa ketidakpuasan dalam masyarakat terhadap keadaan yang ada. Oleh kaerna itu masyarakat berusaha menyesuaikan diri dengan faktor yang baru.

Inilah Faktor Penyebab Perubahan Sosial Budaya

1. Bertambah dan Berkurangnya Penduduk

Jumlah penduduk pada suatu negara dapat menyebabkan perubahan sosial, apalagi jumlah penduduk yang cukup besar.

Misalnya jumlah penduduk yang besar bagi Indonesia menyebabkan perubahan sosial budaya karena penyebarannya tidak merata.

Penyebaran penduduk yang tidak merata menyebabkan permasalahan tersendiri terutama di wilayah perkotaan.

Dengan terjadinya urbanisasi jumlah penduduk di perkotaan menjadi sangat besar, sehingga menyebabkan munculnya masalah di perkotaan. Misalnya masalah tempat tinggal, lapangan pekerjaan, dan bahkan kriminalitas.

Di sisi lain, jumlah penduduk yang besar merupakan bonus demografi bagi suatu negara. Bonus demografi adalah bonus yang dimiliki suatu negara karena memiliki penduduk berusia produktif yang cukup banyak.

Faktor Penyebab Perubahan Sosial Budaya

2. Penemuan Baru

Adanya penemuan baru membawa pengaruh terhadap terjadinya perubahan social budaya pada masyarakat.

Berbagai penemuan baru tersebut misalnya penemuan listrik oleh Michael Faraday menyebabkan serangkaian perubahan. Macam-macam alat yang menggunakan tenaga listrik membawa perubahan dalam kehidupan bermasyarakat.

Begitu pula dengan penemuan handphone dan internet, menyebabkan perubahan di bidang komunikasi, sosial, pola piker dan tindakan manusia.

3. Konflik atau Pertentangan

Pertentangan dapat terjadi antara individu dengan individu, invidu dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok.

Sedangkan terjadinya konflik dapat diakibatkan adanya perbedaan kepentingan, pendapat, kebudayaan, bahkan terjadinya peperangan.

4. Terjadinya Pemberontakan atau Revolusi

Pemberontakan atau revolusi terjadi karena adanya ketidakpuasan sebagian masyrakat terhadap situasi dan kondisi yang ada.

Selain itu juga munculnya rasa ketidakadilan dalam masyarakat sehingga sebagian masyarakat yang merasa diperlakukan tidak adil melakukan pemberontakan.

Dengan adanya pemberontakan, sebagian masyarakat berharap akan terjadinya perbaikan dalam masyarakat sesuai yang diinginkan.

5. Perubahan Lingkungan Alam

Lingkungan alam adalah lingkungan yang sudah ada tanpa harus dibuat oleh manusia, seperti daratan, perairan dan udara.

Perubahan lingkungan alam dapat terjadi karena faktor alam dan faktor manusia. Perubahan lingkungan akibat factor alam misalnya, banjir, gempa, tsunami, dan gunung meletus.

Sedangkan perubahan alam akibat faktor manusia misalnya eksploitasi sumber daya alam dan pembuangan limbah yang berakibat kerusakan lingkungan.

Akibat kedua faktor penyebab perubahan lingkungan tersebut, masyarakat yang mendiami suatu daerah terpakasa harus meninggalkan tempat tinggalnya.

6. Peperangan

Terjadinya peperangan dapat mengakibatkan perubahan berperilaku, berpikir maupun kepribadian sebagian anggota masyarakat.

Peperangan mengakibatkan perubahan sosial diberbagai bidang, misalnya bidang sosial, ekonomi, budaya, dan politik.

7. Pengaruh Kebudayaan Masyarakat Lain 

Masyarakat tidak hanya dapat mempengaruhi masyarakat, melainkan juga dapat menerima pengaruh dari masyarakat lainnya.

Contoh, ketika agama Islam untuk pertama kalinya masuk ke Indonesia, masyarakat telah memeluk agama Hindu dan Budha.

Akhirnya terjadilah percampuran antara kebudayaan Islam dan kebudayaan Hindu dan Budha yang nampak pada bangunan masjid.

Baca Juga:

Bentuk-bentuk perubahan sosial budaya

5 Syarat Kata Masuk dalam Kamus Bahasa Indonesia

Adapun proses pengaruh kebudayaan yang menyebabkan perubahan sosial budaya antara lain.

  1. Difusi, yaitu proses penyebaran unsur baru dari satu masyarakat ke masyarakat lainnya.
  2. Akulturasi, yaitu menyatunya dua kebudayaan atau lebih menjadi kebudayaan baru, tanpa menghilangkan ciri kebudayaan lama.
  3. Asimilasi, menyatunya dua kebudayaan atau lebih menjadi kebudayaan baru, sehingga menghilangkan ciri kebudayaan lama.
  4. Penetrasi, merupakan proses perembesan unsure budaya dalam masyarakat baik secara damai maupun dengan paksaan.
  5. Invasi, yaitu masuknya unsur-unsur kebudayaan asing ke dalam masyarakat melalui penyerangan terhadap bangsa lain.
  6. Milenarisme, merupakan suatu kebangkitan yang mengangkat golongan masyarakat yang tertindas dan dalam strata sosial yang rendah.

Demikianlah uraian singkat terkait Faktor Penyebab Perubahan Sosial Budaya, Materi Bab 2 Kelas 9 Semester 1. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.