Faktor Pendorong-Penghambat Kerjasama ASEAN

Cahayapendidikan.com – Faktor Pendorong-Penghambat Kerjasama ASEAN.

Pembelajaran IPS ditujukan untuk memberikan wawasan yang utuh bagi siswa SMP/MTs tentang berbagai gejala social. melalui pemahaman tentang konektivitas ruang dan waktu beserta aktivitas dan interaksi sosial di dalamnya.

Buku IPS khususnya Kelas VIII SMP/MTs ini disusun berbasiskan pemikiran seperti di atas, dengan menempatkan bidang ilmu Geografi sebagai landasan (platform). pembahasan mengenai berbagai aspek dari bidang sejarah, ekonomi, dan sosiologi.

Pada kesempatan ini admin akan menyajikan Faktor Pendorong-Penghambat Kerjasama ASEAN.

Kerja sama adalah menjalin hubungan antara dua negara atau lebih demi mencapai suatu kesepakatan.

Dalam hubungannya dengan negara lain terdapat tiga jenis hubungan kerjasama, yaitu kerjasama bilateral, regional dan multilateral.

Kerjasama bilateral adalah kerjasama antar dua negara, misalnya kerjasama Indonesia – Malaysia, Indonesia – Tiongkok, Indonesia – Singapura, dan sebagainya.

Sedangkan kerja sama regional merupakan bentuk kerjasama dari beberapa negara dalam kawasan tertentu, misalnya kerjasama ASEAN.

Kerja sama multilateral adalah kerja sama dengan dua negara atau lebih dari berbagai kawasan.

ASEAN (Association of South East Asian Nations) merupakan organisasi yang beranggotakan negara-negara di Asia Tenggara.

Organisasi regional ASEAN berdiri pada 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand yang diprakarsai lima negara. yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand.

Saat ini, ASEAN beranggotakan 10 negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar, dan Kamboja.

Hubungan antarnegara ASEAN semakin diperlukan seiring dengan munculnya berbagai macam kebutuhan yang berbeda-beda dari tiap-tiap negara anggota.

Kebutuhan sosial, politik, ekonomi, maupun bidang lainnya menuntut suatu negara untuk berperan aktif dengan melakukan kerja sama antarnegara ataupun dengan dunia internasional.

Organisasi internasional kemudian dibentuk guna mengatasi dan meminimalisasi masalah yang dapat ditimbulkan dari interaksi antarnegara dalam berbagai bidang.

Faktor Pendorong-Penghambat Kerjasama ASEAN.

Ternyata dalam menjalin kerjasama terdapat faktor pendorong dan penghambat yang harus dihadapi oleh masing-masing negara.

Fakktor Pendorong Kerjasama Negara-negara ASEAN

Setidaknya ada dua faktor pendorong terbentuknya kerja sama, yaitu didasari kesamaan ataupun perbedaan potensi alam yang dimiliki oleh suatu negara.

1) Kesamaan dan perbedaan sumber daya alam

Kesamaan sumber daya alam antara beberapa negara dapat mendorong terbentuknya kerja sama antarnegara.

Sebagai contoh, beberapa negara penghasil minyak bumi membentuk suatu kerja sama yang diberi nama OPEC (Organization of Petroleum Exporting Countries).

Perbedaan sumber daya pangan di setiap negara ASEAN juga melahirkan kerja sama. Indonesia mengekspor hasil pertanian ke Singapura.

Indonesia juga mengimpor beras dari Myanmar dan Thailand untuk memenuhi kebutuhannya.

2) Kesamaan dan perbedaan wilayah (kondisi geografis)

Karena kesamaan letak geografis, beberapa negara di suatu kawasan pada umumnya mengadakan kerja sama untuk menjaga stabilitas dan keamanan negara.

Contoh: negara-negara yang terletak di wilayah Asia Tenggara membentuk kerja sama melalui organisasi ASEAN.

Penghambat Kerjasama Negara-negara ASEAN

Beberapa faktor penghambat kerja sama di kawasan ASEAN antara lain.

1) Perbedaan Ideologi

Faktanya, saat ini hampir tidak ada negara ASEAN yang menutup diri dari kerja sama antarnegara ASEAN.

2) Konflik dan peperangan

Kondisi konflik dan peperangan yang terjadi di dalam negeri maupun antara negara mengganggu stabilitas negaranya sehingga akan menghambat kerja sama.

3) Kebijakan protektif

Suatu negara yang menerapkan kebijakan yang bertujuan melindungi kepentingan dalam negeri dan meningkatkan daya saing.

Misalnya, tidak menerima impor hasil pertanian karena dapat mempengaruhi kondisi pendapatan hasil pertanian di dalam negerinya.

Dampak kebijakan ini juga dapat mempengaruhi hubungan antarnegara sehingga menghambat kerja sama yang harmonis.

4) Perbedaan kepentingan tiap-tiap negara

Kerja sama dibutuhkan bagi perkembangan dan masa depan negara di dunia.

Akan tetapi, dalam kerja sama antarnegara tiap-tiap negara memiliki kepentingan yang berbeda. Perbedaan ini dapat menghambat kerja sama yang harmonis.

Bagi anda yang menginginkan materi selengkapnya dapat mengunduhnya di sini.

Demikianlah ulasan terkait Faktor Pendorong-Penghambat Kerjasama ASEAN, semoga bermanfaat.

Bagi anda yang menginginkan artikel terbaru dari Cahayapendidikan.com. silahkanklik pada Notify me of new post by email yang ada di bawah artikel.

Leave a Reply

Your email address will not be published.