Ekuivalensi Tugas Tambahan Lain Bagi Guru

Cahayapendidikan.com – Ekuivalensi Tugas Tambahan Lain Bagi Guru.

Kurang meratanya distribusi guru berdampak kepada terjadinya kekurangan ataupun kelebihan jam mengajar tatap muka bagi para guru. Ekuivalensi Tugas Tambahan Lain.

Bagi sekolah dengan rombongan belajar besar kelebihan jam mengajar, di lain pihak guru pada sekolah kecil kekurangan jam mengajar.

Dasar penghitungan beban mengajar adalah pelaksanaan kegiatan pembelajaran atau pembimbingan yaitu minimal 24 jam tatap muka. Hal ini sesuai permendikbud Nomor 15 tahun 2018 tentang beban kerja guru, kepala sekolah dan pengawas pasal 4 ayat (2).

Solusi bagi guru yang kekurangan jam tatap muka adalah dengan diberikan tugas tambahan di satuan administrasi pangkal atau satminkal.

Terapat tiga macam tugas tambahan yang melekat pada pelaksanaan tugas pokok untuk pemenuhan beban kerja dalam melaksanakan pembelajaran atau pembimbingan.

Pertama:

Tugas tambahan sebagai wakil kepala sekolah, kepala perpustakaan, ketua program keahlian, dan kepala laboratorium/ bengkel/ unit produksi.

Guru yang mendapatkan tugas ini diekuivalensikan dengan dengan 12 (dua belas) jam Tatap Muka per minggu bagi guru mata pelajaran.

Pembimbingan terhadap 3 (tiga) rombongan belajar per tahun bagi Guru Bimbingan dan Konseling atau Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Kedua:

Pembimbing khusus pada satuan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan inklusif atau pendidikan terpadu. Guru yang mendapatkan tugas ini diekuivalensikan dengan 6 (enam) jam Tatap Muka per minggu bagi Guru pendidikan khusus.

Ketiga:

Tugas tambahan lain yang terkait dengan pendidikan di satuan pendidikan misalnya wali kelas, pembina Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS).

Selain itu pembina ekstrakurikuler, koordinator PKB/ PKG atau koordinator BKK pada SMK, Guru piket, dan ketua LSP-P1.

Menjadi pengurus organisasi/asosiasi profesi Guru dan/atau tutor kelompok belajar paket A, B, C. Ekuivalensi Tugas Tambahan Lain.

Baca: Jenis Tugas Tambahan Untuk Memenuhi Beban Kerja Guru

Rincian Ekuivalensi Tugas Tambahan Lain Bagi Guru

1. Wali Kelas

Rincian tugas wali kelas meliputi:

a. mengelola kelas yang menjadi tanggungjawabnya;

b. berinteraksi dengan orang tua/wali peserta didik;

c. menyelenggarakan administrasi kelas

d. menyusun dan melaporkan kemajuan belajar peserta didik;

e. membuat catatan khusus tentang peserta didik;

f. mencatat mutasi peserta didik;

g. mengisi dan membagi buku laporan penilaian hasil belajar;

h. melaksanakan tugas lainnya yang berkaitan dengan kewalikelasan;

i. menyusun laporan tugas sebagai wali kelas kepada Kepala Sekolah;

Bukti fisik sebagai Wali Kelas:

a. surat tugas sebagai wali kelas dari Kepala Sekolah;

b. program dan jadwal kegiatan wali kelas yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah;

c. laporan hasil kegiatan wali kelas yang disetujui oleh Kepala Sekolah.

Ekuivalensi Beban Kerja Per Minggu sebagai wali kelas adalah 2 jam Tatap Muka.

 

2. Pembina OSIS

Rincian tugas sebagai Pembina OSIS meliputi:

a. menyusun program pembinaan OSIS;

b. mengoordinasikan kegiatan upacara rutin dan hari besar nasional;

c. menyelenggarakan latihan kepemimpinan dasar bagi peserta didik;

d. mengoordinasikan berbagai kegiatan OSIS;

e. melaksanakan tugas lainnya yang berkaitan dengan pembinaan OSIS;

f. menyusun laporan pelaksanaan pembinaan OSIS.

Bukti Fisik sebagai Pembina OSIS:

a. surat tugas sebagai pembina OSIS dari Kepala Sekolah;

b. program dan jadwal kegiatan pembinaan OSIS yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah;

c. laporan hasil kegiatan pembinaan OSIS yang disetujui oleh Kepala Sekolah.

Ekuivalensi Beban Kerja Per Minggu sebagai pembina OSIS adalah 2 jam Tatap Muka.

3. Pembina Ekstrakurikuler 

Rincian tugas sebagai Pembina Ekstrakurikuler meliputi:

a. menyusun program pembinaan ekstrakurikuler tertentu;

b. melaksanakan pembinaan kegiatan ekstrakurikuler tertentu;

c. melatih langsung peserta didik;

d. mengevaluasi program ekstrakurikuler;

e. melaksanakan tugas lainnya yang berkaitan dengan pembinaan ekstrakurikuler;

f. menyusun laporan pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler tertentu. Ekuivalensi Tugas Tambahan Lain.

Bukti Fisik sebagai Pembina Ekstrakurikuler:

a. Surat Keputusan (SK) sebagai pembina ekstrakurikuler tertentu dari Kepala Sekolah;

b. program dan jadwal kegiatan pembinaan ekstrakurikuler yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah;

c. laporan hasil kegiatan pembinaan ekstrakurikuler tertentu yang disetujui oleh Kepala Sekolah.

Ekuivalensi Beban Kerja Per Minggu sebagai Pembina Ekstrakurikuler adalah 2 jam Tatap Muka.

4. Koordinator Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB)/Penilaian Kinerja Guru (PKG);

Rincian tugas sebagai koordiantor PKB/PKG meliputi:

a. mengkaji hasil evaluasi diri Guru/hasil PKG tahun sebelumnya;

b. menyusun rencana program PKB/PKG;

c. mengoordinasikan pelaksanaan PKB/PKG di sekolahnya;

d. memantau pelaksanaan PKB/PKG di sekolahnya;

e. memetakan kebutuhan PKB bagi semua Guru;

f. melakukan evaluasi tahunan pelaksanaan PKB/PKG di sekolah;

g. bersama Kepala Sekolah menetapkan tim penilai kinerja Guru;

h. mengoordinasikan jadwal PKG;

i. merekapitulasi hasil penilaian kinerja Guru;

j. mengoordinasikan pelaksanaan PKG dengan kelompok kerja;

k. melaksanakan tugas lainnya yang berkaitan dengan PKB/PKG;

l. menyusun laporan pelaksanaan PKB/PKG

Bukti Fisik sebagai koordinator PKB/PKG:

a. surat tugas dari Kepala Sekolah yang diketahui dinas pendidikan setempat;

b. program dan jadwal kegiatan koordinasi PKB/PKG yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah;

c. laporan pelaksanaan tugas yang disetujui oleh Kepala Sekolah.

Ekuivalensi Beban Kerja Per Minggu sebagai koordinator PKB/PKG adalah 2 jam Tatap Muka.

5. Guru Piket

Rincian tugas sebagai Guru Piket meliputi:

a. meningkatkan pelaksanaan keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan, kekeluargaan, kerindangan, kesehatan, keteladanan, dan keterbukaan (9K);

b. menerima dan mendata tamu sekolah;

c. mengoordinasikan guru pengganti bagi kelas yang gurunya berhalangan hadir;

d. mencatat dan melaporkan kasus-kasus yang bersifat khusus kepada Kepala Sekolah;

e. melakukan kegiatan lainnya yang terkait tugas guru piket;

f. membuat laporan hasil piket per tugas.

Bukti Fisik sebagai Guru Piket:

a. surat tugas per semester sebagai Guru piket dari Kepala Sekolah;

b. program dan jadwal piket yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah;

c. laporan hasil piket per tugas yang disetujui oleh Kepala Sekolah.

Ekuivalensi Beban Kerja Per Minggu sebagai Guru Piket adalah 1 jam Tatap Muka.

6. Penilai Kinerja Guru

Ekuivalensi Tugas Tambahan Lain Rincian tugas sebagai Penilai Kinerja Guru meliputi:

a. menyusun rencana program PK Guru dan prosedur operasional standar penyelenggaraan PK Guru; Ekuivalensi Tugas Tambahan Lain.

b. melaksanakan kegiatan PK Guru sejumlah 5 (lima) – 10 (sepuluh) orang Guru sesuai program;

c. menginput hasil penilaian kinerja Guru ke dalam aplikasi Sistem Informasi Manajemen PKG;

d. membuat laporan pelaksanaan kegiatan Penilaian Kinerja Guru.

Bukti Fisik sebagai Penilai Kinerja Guru meliputi:

a. Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STPPL) untuk menjadi penilai kinerja Guru;

b. SK sebagai tim penilai dari Kepala Sekolah yang diketahui oleh dinas;

c. program dan jadwal pelaksanaan penilaian yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah;

d. laporan pelaksanaan penilaian yang disetujui oleh Kepala Sekolah.

Ekuivalensi Beban Kerja Per Minggu sebagai Penilai Kinerja Guru adalah 2 jam Tatap Muka.

Lampiran 1 Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018 dapat anda unduh di sini.

Tugas tambahan lain dapat dihitung sebagai pemenuhan jam Tatap Muka sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Akumulasi Beban Kerja Guru Dari Tugas Tambahan Lain

Ekuivalensi secara kumulatif dengan paling banyak 6 (enam) jam Tatap Muka per minggu bagi Guru mata pelajaran. Sedangkan Guru BK atau Guru TIK dapat diekuivalensikan dengan pelaksanaan pembimbingan terhadap 1 (satu) rombongan belajar per tahun. Ekuivalensi Tugas Tambahan Lain.

Dengan demikian Guru yang mendapat tugas tambahan lain wajib memenuhi pelaksanaan pembelajaran paling sedikit 18 jam Tatap Muka per minggu. Sedangkan paling sedikit membimbing 4 rombongan belajar per tahun bagi Guru BK atau Guru TIK pada satuan administrasi pangkalnya.

Seandainya tidak dapat memenuhi beban kerja 18 jam tatap muka, maka yang bersangkutan dapat melaksanakan pembelajaran pada satuan pendidikan lain.

Baca: Beban Kerja Guru Sesuai Permendikbud Terbaru 2018

Demikianlah informasi perihal Ekuivalensi Beban Kerja Guru Dari Tugas Tambahan Lain, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *