4 Pilar Kebangsaan Indonesia

Cahayapendidikan.com – 4 Pilar Kebangsaan Indonesia.

Istilah 4 Pilar Kebangsan Indonesia pertama kali digagas oleh dikemukakan oleh Ketua MPR RI Taufiq Kiemas, sekitar tahun 2013.

Oleh karena itu Taufiq Kiemas memperoleh gelar kehormatan Doctor Honoris Causa (H. C) dari Universitas Trisakti Jakarta.

Gelar kehormatan tersebut diberikan atas jasanya yang sudah melahirkan gagasan terkait 4 pilar kebangsaan Indonesia.

Pilar Kebangsaan adalah tiang penyangga supaya bangsa Indonesia merasa nyaman, aman, tentram, dan sejahtera, serta terhindar dari berbagai macam gangguan.

Sebagai pilar kebangsaan harus kuat dan kokoh untuk menangkal berbagai bentuk gangguan dan ancaman dari dalam maupun luar negeri.

Setiap Negara memiliki keyakinan atau filosofi yang isinya berupa konsep, prinsip, serta nilai yang dianut oleh setiap warga negara negara.

Dengan demikian keberadaan Pilar kebangsaan sangat diperlukan bagi setiap bangsa, termasuk Bangsa Indonesia.

Ke-4 Pilar Kebangsaan Indonesia yang digagas oleh Ketua MPR RI Taufiq Kiemas terdiri atas:

  1. Pancasila
  2. Bhineka Tunggal Ika
  3. Undang – Undang Dasar 1945
  4. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

Berikut ini admin sajikan ulasan terkekait ke-4 Pilar Kebangsaan Indonesia yang harus dijaga keberadaannya oleh seluruh masyarakat Indonesia.

1. Pancasila

Pancasila adalah pilar pertama dan utama bagi kokohnya Negara Republik Indonesia, oleh sebab itu Pancasila berperan sebagai Dasar Negara.

Latar belakang Pancasila diangkat sebagai pilar kebangsaan Indonesia didasari pemikiran bahwa Pancasila dapat diterima oleh seluruh warga bangsa.

Kita menyadari bahwa negara Indonesia adalah negara yang besar, wilayahnya cukup luas membentang dari Sabang hingga Merauke.

Indonesia yaitu negara kepulauan terbesar pada dunia yang memiliki 13.000 pulau lebih, terdiri atas berbagai suku bangsa, adat istiadat serta budaya.

Pancasila dianggap sangat cocok sebagai pilar bagi negara Indonesia yang sangat majemuk.

2. Undang-Undang Dasar 1945

Pilar kedua kehidupan berbangsa dan bernegara bagi bangsa Indonesia adalah Undang-Undang Dasar 1945.

4 Pilar Kebangsaan Indonesia

Dalam rangka memahami dan mendalami UUD 1945, harus dipelajari terlebih dahulu prinsip-prinsip yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945.

Pembukaan, batang tubuh dan penjelasan Undang-Undang Dasar 1945 merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

UUD 1945 merupakan sumber hukum tertinggi yang ada di Indonesia dari secara keseluruhan hukum yang berlaku.

Dalam kedudukan itu pasti ada terdapat tata urutan perundang-undangan yang telah berlaku dan mempunyai fungsi control. Serta mempunyai peranan penting di dalam bagaimana kekuasaan negara disusun, dibagi, dan dilaksanakan.

UUD 1945 juga bisa berfungsi sebagai penentu hak dan kewajiban negara, aparat negara, dan warga Negara.

3. Negara Kesatuan Republik Indonesia

Para pendiri bangsa Indonesia memilih negara kesatuan sebagai bentuk negara Indonesia melalui berbagai pertimbangan.

Alasan utama para pendiri bangsa Indonesia memilih bentuk negara kesatuan adalah karena pengalaman sejarah semasa penjajahan.

Kaum penjajah melakukan strategi memecah belah (devide et impera) sehingga dapat berhasil menguasai Indonesia.

Namun setelah negara Indonesia berbentuk negara kesatuan, taktik memecah belah dari penjajah dapat dipatahkan.

4. Bhinneka Tunggal Ika

Bhineka Tunggal Ika memiliki arti “Berbeda-beda tetapi satu jua”. Semboyan ini dikemukakan oleh Mpu Tantular. Beliau adalah seorang pujangga dari kerjaan Majapahit pada pemerintahan Raja Hayamwuruk (1350 – 1389).

Semboyan tersebut tertera dalam Kitab Sutasoma yang berbunyi “Bhinna ika tunggal ika, tan hana dharma mangrwa”. Yang mengandung makna “Berbeda-beda tetapi satu, tidak ada pengabdian yang mendua“.

Demikian ulasan singkat terkait 4 Pilar Kebangsaan Indonesia, semoga dapat menambah wawasan kita dalam berbangsa dan bernegara.

Baca Juga:

Ki Hajar Dewantara Pahlawan Pergerakan Nasional

Materi PPKN Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi 2018

Bagi anda yang menginginkan artikel terbaru dari Cahaya Pendidikan.com silahkan klik pada Notify me of new post by email yang ada di bawah artikel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *